
“Kami sangat mengapresiasi BNN Kabupaten Bangka yang telah melibatkan lembaga kami dalam program strategis ini. Mendidik bukan hanya soal kecerdasan intelektual, tetapi juga menjaga keselamatan jiwa dan masa depan anak-anak kami,” ujarnya.
Ia berharap ketiga santri yang terpilih tidak hanya memahami materi untuk diri sendiri, tetapi juga mampu mengajak teman-temannya menjauhi narkoba.
Perwakilan BNN Kabupaten Bangka, Bondan, mengatakan dukungan lingkungan pendidikan sangat penting agar pesan pencegahan narkoba dapat diterima generasi muda.
Menurutnya, Duta Sebaya bukan sekadar gelar, melainkan memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang benar kepada teman-temannya.
“Duta Sebaya bukan sekadar gelar, melainkan garda terdepan yang berbicara dari hati ke hati dengan teman-temannya sendiri. Pengaruh positif dari sesama teman sering kali lebih efektif dibandingkan sekadar penyuluhan biasa,” ungkap Bondan.
Hal senada disampaikan Dita Febriani. Ia menilai pendekatan antarteman dapat membuka ruang komunikasi yang lebih nyaman bagi remaja.
Karena itu, para duta sebaya perlu dibekali pemahaman yang benar sekaligus kemampuan menyampaikan edukasi secara santun dan persuasif.