Sampah di Bangka Capai 60 Ton Per Hari

    Foto: Kepala Dinas PUTR Bangka, Ismir Rachmaddinianto.(ist)

    INTRIK.ID, BANGKA — Volume sampah di Kabupaten Bangka mencapai 60 ton dalam sehari. Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Bangka, Ismir Rachmaddinianto, Senin (6/3/2023).

    Ia mengatakan jumlah tersebut berdasarkan jumlah rata-rata sampah yang dibuang ke kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) setiap harinya.

    “Sampah yang ada sampai 60 ton disetiap harinya, dengan berbagai jenis sampah yang berhasil dikumpulkan,” ungkapnya.

    Ia menyebutkan akan terjadi peningkatan sampah jika tidak dilakukan penanganan dan pengelolaan sampah sesegera mungkin, apalagi populasi masyarakat semakin bertambah dan situasi kota juga akan berkembang.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Untuk itu, pihaknya mengajak masyarakat untuk bisa mengelola dan memanfaatkan sampah-sampah tersebut menjadi barang yang berguna.

    “Kami mendorong dan memberikan pendampingan bagi masyarakat yang hendak membentuk Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) agar dalam mengelola dan memanfaatkan sampah dapat dilakukan berkelanjutan,” jelasnya.

    Ia mengatakan sampah dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sesuai peruntukannya jika dikelola dengan baik, bahkan memberikan kontribusi pendapatan.

    “Sampah anorganik dapat didaur ulang, begitu pula halnya sampah organik dapat diolah menjadi pupuk organik yang bagus untuk tanaman pertanian atau perkebunan,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ketua KNPI Bangka ini juga mengatakan akan menyediakan tempat pembuangan sampah atau kontainer untuk ditempatkan di sejumlah titik yang mudah dijangkau pengambilannya.

    Dari hasil studi di sejumlah daerah di Indonesia, diketahui sampah yang selama ini dianggap barang yang tidak berguna ternyata dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat yang mampu mengelolanya. (Red)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Haruskah Pemuda Bikin Kisruh Dulu Baru Diperhatikan

    Haruskah Pemuda Bikin Kisruh Dulu Baru Diperhatikan

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Kapal Ambulance Milik Dinkes Kabupaten Bangka Masih Beroperasi, Biaya Operasional Bersumber dari APBD

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Tahun 2024 Pemkab Bangka Katanya Defisit Anggaran, Tapi Mampu Beli Kapal Ambulance Meliaran?

    Dapet Kabar PT Dewa Putra Bangka Di Panggil Pidsus

    Dapet Kabar PT Dewa Putra Bangka Di Panggil Pidsus

    Strategi Baru Bangka Pertahankan Juara Provinsi, MTQH Kabupaten Fokus Seleksi Cabang yang Masih Lemah

    Strategi Baru Bangka Pertahankan Juara Provinsi, MTQH Kabupaten Fokus Seleksi Cabang yang Masih Lemah

    Nelayan Sungailiat Sebut, Tongkang Yang Tabrak Perahu Mereka ada Tulisan AN dan BATAM

    Nelayan Sungailiat Sebut, Tongkang Yang Tabrak Perahu Mereka ada Tulisan AN dan BATAM

      Ikuti kami di Facebook