
Selain anime, komik, dan video game, di Bilibili kamu dapat menyaksikan ragam tutorial atau berita viral yang berasal dari China. Tak jarang video ini bisa kamu jadikan sumber inspirasi ekslusif karena tidak ditemukan di platform video yang lain.
Fitur paling khas milik Bilibili yang kemudian diadopsi aplikasi lain adalah komentar peluru. Tahu, ‘kan, komentar sebaris yang muncul secara bergerombol dari samping kanan ke kiri. Fitur ini telah menjadi fitur penting terutama untuk video berjenis live-streaming. Meski jadi yang pertama mempopulerkan, tapi kabarnya fitur ini lebih dulu diinisiasi oleh situs Jepang Niconico.
Usianya masih sangat baru, meluncur di pengujung tahun 2020. Namun, dalam kiprahnya yang masih terbilang sangat singkat ini, Odysee mampu jadi aplikasi atau website alternatif YouTube dengan jumlah pengguna yang terus merangkak naik secara meyakinkan setiap harinya.
Hal pertama yang tentunya disukai oleh para pengguna Odysee adalah kebebasan menyaksikan video tanpa interupsi iklan menyebalkan. Biar begitu, Odysee tetap sanggup untuk membayar kreatornya.
Caranya adalah dengan memberi kredit poin berupa mata uang LBRY atas berbagai aktivitas yang dilakukan penggunanya di platform ini, entah itu mengunggah video baru atau berkomentar di video lain. Sebab, Odysee dirancang menggunakan jaringan terdesentralisasi berbasis blockchain. Kerennya lagi, kamu tak perlu punya subscriber sama sekali untuk memonetisasi kanal kamu.