
Menyikapi cuitan kader karbitan, sang legeselator Topik Koriyanto mengaku hal tersebut bukan diarahkan kepada pemuda.
“Saya lebih dulu menginjak kaki di DPD KNPI Bangka saat era Heryawandi sebagai ketua DPD KNPI Bangka. Jabatan saya ketua bidang Hukum dan HAM mendirikan LBH Pemuda bersama Budiyono. Soal kader karbitan saya tidak pernah menyebutkan pemuda, ini dipolitisir ,” ujarnya.
Pantauan INTRIK.ID didalam ruang Paripurna, Efendi Harun mantan ketua DPD KNPI Bangka dan Ketua DPD KNPI Provinsi Bangka Belitung dengan nada lantang menyayangkan ucapan “DPD KNPI Bangka sebagai corong penguasa terdahulu”.
“Secara kelembagaan DPD KNPI Bangka sudah biasa untuk RDP. Kalau soal tupoksi DPRD silahkan jalankan, tapi yang saya sangat menyayangkan cuitan ” DPD KNPI Bangka jangan menjadi corong penguasa terdahulu” poin penting saya berpendapat seorang wakil seorang DPRD kurang baik mengatakan hal tersebut,” kata Efendi Harun.
Sambung menyambung menyampaikan pendapat berlanjut, syarly Novriansyah mantan ketua DPD KNPI Bangka periode 2017 – 2020 dan juga pengurus DPP KNPI menanggapi soal kader karbitan.
“Jadi ketua DPD KNPI Bangka tidak gampang, butuh kaderisasi dan proses. Kondisi ini tidak bisa menjadi kader karbitan, berbicara kiprah DPD KNPI era Adi Putra banyak hal yang telah dilakukan. Mengawal proses paskibraka, mengawal soal Pemadaman PLN yang instalasi rusak kondisi ini menandakan bukan kader karbitan,” terangnya.