
“Kami mau kejelasan dan meminta yang menjual bertanggungjawab. Beraninya jual lahan kami tanpa sepengetahuan kami, ditambah itu hutan bakau,” ungkap pria 45 tahun itu.
Namun saat ini oknum aparat desa tersebut tidak ada di lokasi sehingga masa masih menunggu di kantor desa.
Find some desired keywords.