Puluhan Unit TI Selam Beroperasi Diperairan Laut Matras

BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Puluhan unit Tambang Inkovensional ( TI ) jenis perahu selam beroperasi diperairan laut Matras, Sabtu ( 7/8/2021) pagi.

Beroperasinya puluhan TI tersebut menjadi heboh masyarakat Lingkungan Matras. Guna memastikan kondisi tersebut INTRIK.ID mencoba menghubungi Ketua panitia kompensasi KIP Mitra PT. Timah Fitri apakah mengetahui keberadan TI dimaksud?

“Soal beroperasinya puluhan TI perahu selam, baru pagi ini kita mengetahui, sebelumnya kita selaku panitia tidak pernah ada pemberitahuan bahwa akan ada aktivitas TI tersebut,” kata Fitri.

Bahkan Fitri juga mengatakan tidak tau siapa koordinator dan perusahaan yang menaungi puluhan TI dimaksud.

Space Iklan/0853-1197-2121

“Hingga sampai saat ini, kita selaku warga Lingkungan Matras dan Ketua Panitia Kompensasi KIP Mitra, tidak ada sosialisasi sebelumnya bahwa akan ada aktivitas TI selam itu. Bahkan nama perusahaan juga belum jelas,” ungkapnya.

Menyangkut hal itu Fitri menyampaikan sudah menanyakan kepada Pihak PT. Timah apakah puluhan TI selam sudah berkordinasi dengan perusahaan plat merah.

“Tadi kita sudah komunikasi dengan pihak PT. Timah soal TI selam itu,” tutupnya.

Space Iklan/0853-1197-2121
Mungkin Suka Ini juga:
Danlanal Babel Disematkan Sebagai Dewan Pembina HNSI

Danlanal Babel Disematkan Sebagai Dewan Pembina HNSI

Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

    Ikuti kami di Facebook