Puluhan Orang di Bangka Selatan Idap HIV, DKPPKB Akan Datangi Tempat Lokalisasi dan Komunitas LGBT

    Foto: Kabid P2P, Slamet Wahidin.

    INTRIK.ID, BANGKA SELATAN – Kasus HIV di Bangka Selatan hingga pertengahan 2024 mencapai 42 orang. Angka tersebut tergolong tinggi sehingga Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Bangka Selatan akan melakukan screening ke tempat-tempat rawan HIV.

    Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Slamet Wahidin mengatakan para pengidap HIV itu saat ini sedang menjalani pengobatan.

    “Minggu depan kami akan melakukan screening ke tempat rawan HIV,” ungkapnya, Sabtu (19/7/2024).

    [irp]

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurut dia tempat-tempat rawan HIV sangat efektir dalam melakukan skreening karena berpotensi besar dalam penyebaran virus mematikan tersebut.

    “Tempat-tempat lokalisasi hingga komunitas LGBT sangat tepat dan akurat, karena para PSK dan LGBT sangat beresiko tinggi atas penularan HIV guna memastikan secara akurat siapa siapa pengidap HIV dan apakah ada kasus tambahan,” jelasnya.

    [irp]

    Slamet juga mengatakan selain ditempat-tempat tersebut, pihaknya juga melakukan skreening ke puskesmas dan layanan kesehatan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Kita wajib melakukan skreening HIV kepada ibu hamil, penderita TBC, penderita darah manis di rumah sakit daerah dan tempet pelayanan kesehatan lainnya,” tegasnya

    Slamet menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan hubungan sex bebas dan menjauhi tempat tempat yang beresiko tingggi HIV.

    “Bagi yang melakukan hubungan badan yang beresiko tinggi, gunakan lah kondom, bagi yang tidak pernah transaksi seksual, usahakan jangan ke tempat tempat yang beresiko HIV, ” pungkasnya.(Abi)

    Mungkin Suka Ini juga:
    Bukan Sekadar Fogging, PT Timah dan Warga Kundur Barat Bersatu Cegah DBD Sebelum Ada Korban

    Bukan Sekadar Fogging, PT Timah dan Warga Kundur Barat Bersatu Cegah DBD Sebelum Ada Korban

    PT Timah Ingatkan Karyawan Waspadai Sindrom Metabolik, Penyakit yang Dijuluki Bom Waktu

    PT Timah Ingatkan Karyawan Waspadai Sindrom Metabolik, Penyakit yang Dijuluki Bom Waktu

    Jawab Kebutuhan Warga Pulau, PT Timah Resmikan Klinik Modern di Kundur

    Jawab Kebutuhan Warga Pulau, PT Timah Resmikan Klinik Modern di Kundur

    Jejak Prasejarah Tersembunyi di Bangka Selatan Mulai Terungkap, Generasi Muda Diajak Jaga Warisan Alam Bukit Nenek

    Jejak Prasejarah Tersembunyi di Bangka Selatan Mulai Terungkap, Generasi Muda Diajak Jaga Warisan Alam Bukit Nenek

    Meriah! Rayakan HUT ke-18 Desa Permis, PT Timah Dukung Turnamen Voli Lintas Kabupaten

    Meriah! Rayakan HUT ke-18 Desa Permis, PT Timah Dukung Turnamen Voli Lintas Kabupaten

    Abdul Wahab Bisa Tenang, Biaya Pengobatan Anaknya Ditanggung PT Timah

    Abdul Wahab Bisa Tenang, Biaya Pengobatan Anaknya Ditanggung PT Timah