PT Timah Restocking 5.600 Kepiting Bakau di Karimun

    KARIMUN, INTRIK.ID PT Timah (Persero) Tbk terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir melalui program pengelolaan lingkungan berkelanjutan. Salah satu langkah nyata yang dilakukan perusahaan adalah melaksanakan restocking kepiting bakau sebagai bagian dari program reklamasi laut di Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau.

    Program ini bertujuan memulihkan keseimbangan ekosistem mangrove, meningkatkan populasi kepiting bakau di habitat alaminya, sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan yang menjadi mata pencaharian masyarakat pesisir.

    Sepanjang periode 2017 hingga 2025, PT Timah telah melepas 5.600 ekor kepiting bakau di sejumlah kawasan pesisir Kabupaten Karimun. Restocking dilakukan secara bertahap di lokasi-lokasi yang dinilai sesuai untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan kepiting bakau di alam.

    Kepiting bakau memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain menjadi indikator kesehatan lingkungan, biota ini juga memiliki nilai ekonomi tinggi yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Melalui program tersebut, PT Timah berharap populasi kepiting bakau terus meningkat sehingga mampu memberikan manfaat ekologis sekaligus memperkuat produktivitas sektor perikanan di wilayah pesisir.

    Department Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan, mengatakan reklamasi laut yang dijalankan perusahaan tidak hanya berorientasi pada pemulihan lingkungan, tetapi juga menciptakan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat.

    “Program reklamasi laut yang kami laksanakan merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan. Restocking kepiting bakau menjadi salah satu langkah nyata untuk meningkatkan populasi biota pesisir sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh lingkungan maupun masyarakat,” kata Anggi.

    Menurutnya, selain restocking kepiting bakau, PT Timah juga secara konsisten menjalankan berbagai program rehabilitasi ekosistem laut di wilayah operasional perusahaan.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Berbagai program seperti penanaman mangrove dan pembangunan artificial reef merupakan bagian dari pengelolaan lingkungan yang dilakukan secara terpadu. Harapannya, ekosistem laut semakin sehat, keanekaragaman hayati tetap terjaga, dan produktivitas perairan dapat terus meningkat,” tambahnya.

    Tidak hanya di Kepulauan Riau, PT Timah juga melaksanakan program restocking cumi-cumi di perairan Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan menjaga kelestarian sumber daya laut sekaligus mendukung keberlanjutan hasil tangkapan nelayan di wilayah operasionalnya. (*)

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Hanya Ada di Bangka, Ikan Betta Burdigala Kini Berstatus Kritis

    Hanya Ada di Bangka, Ikan Betta Burdigala Kini Berstatus Kritis

    Tujuh Tahun Dibangun, Masjid di Desa Jelutung Masih 40 Persen Rampung

    Tujuh Tahun Dibangun, Masjid di Desa Jelutung Masih 40 Persen Rampung

    PT Timah Dukung Komunitas Pendonor Darah Belinyu, Bantu Penuhi Kebutuhan Darah Pasien

    PT Timah Dukung Komunitas Pendonor Darah Belinyu, Bantu Penuhi Kebutuhan Darah Pasien

    Gubernur Babel Mana Janji Hasil Rakor , Soal Solusi Pendalaman Alur Muara Jelitik ?

    Gubernur Babel Mana Janji Hasil Rakor , Soal Solusi Pendalaman Alur Muara Jelitik ?

    Bertahun-tahun Krisis Air Bersih, PT Timah Bangun Sumur Bor untuk SMPN 3 Simpang Katis

    Bertahun-tahun Krisis Air Bersih, PT Timah Bangun Sumur Bor untuk SMPN 3 Simpang Katis

    Belitung Dorong Program Pemberdayaan PT Timah Berorientasi pada Penghasilan Berkelanjutan

    Belitung Dorong Program Pemberdayaan PT Timah Berorientasi pada Penghasilan Berkelanjutan