
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Warga pertanyakan adanya pertemuan PT Timah dengan warga di Hotel Windari, Koba untuk membahas rencana pengoperasian Ponton Isap Produksi di laut Desa Beriga, Bangka Tengah.
Tokoh pemuda Desa Batu Beriga, Jorgi mengatakan pihaknya tidak pernah mengetahui adanya diskusi tersebut. Padahal ia mengaku selalu mengawal dari pertama kali rencana pertambangan itu muncul.
“Dalam dokumen PT Timah terdapat poin bahwa mereka dan masyarakat Desa Beriga sudah berdiskusi, tapi kami dari pihak yang selama ini mengawal serta pemerintah Desa Batu Beriga sampai saat ini tidak tahu akan adanya pertemua di Hotel Widari tanggal 6 Maret 2024 kemaren,” ungkapnya.
Oleh karena itu, ia menduga dokumen yang digunakan oleh PT Timah agar bisa menambang didaeranya itu palsu.