
“Ini namnanya kolaborasi. Hal-hal seperti ini sangat berkesan dan akan berkelanjutan. Jika memang ada investor yang mau ikut membangun Bangka Tengah pasti kita bantu,” ungkapnya.
Algafry juga menegaskan, jika ingin berjualan disini tidak boleh monoton dan harus berbeda-beda.
“Nanti kriteria yang jualan dinas umkm yang. Intinya gak sembarangan dan monoton. Masalah penjagaan dan kebersihan harus jaga. Jangan dicoret-coret nanti foto pak aditia kotor,” tegasnya.
Ditempat yang sama, Direktur Antar Lembaga PT MSK, Harwendro Aditya Dewanto mengatakan, penyaluran bantuan sudah mencapai Rp 1 Miliar dalam bentuk bangunan fisik di Bangka ini.
“Kalau kita kasih sembako gak bisa berkelanjutan, makannya program pemberdayaan ini kami berikan dalam bentuk bangunan fisik di Bangka dan Bangka Tengah ini,” ucapnya.