PT GML Siap Buat Kebun Masyarakat

Foto: RDP antara masyarakat dengan DPD RI di Ruang Rapat OR Setda Bangka.(int)

SUNGAILIAT, INTRIK.ID — PT GML akhirnya sepakat untuk membangun kemitraan dengan masyarakat sekitar dengan membuat kebun plasma setelah Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara pihak perusahaan, masyarakat, pemerintah dan DPD RI di Ruang Rapat OR Setara, Setda Bangka, Kamis (17/6/2021).

Selain itu ada beberapa hal lainnya yang disetujui oleh PT GML mulai dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan hingga penyerapan tenaga kerja lokal.

Direktur PT GML, Ramli Sutanegara mengatakan pihaknya bahkan akan menaikan CSR yang diberikan kepada masyarakat pada tahun 2021 ini.

“Apa yang dilakukan DPD RI untuk menjembatani ini sangat bagus. Semua yang dituntut oleh masyarakat kita terima, terkait CSR kita akan naikan tapikan harus berkoordinasi dengan perusahaan lain. Karena kita ini menjadi pelopor CRS saja sudah dimusuhi oleh perusahaan lain,” ungkapnya.

Space Iklan/0853-1197-2121

Sementara senator asal Babel, Ustadz Zuhri menyambut baik adanya pertemuan ini dengan harapan dapat menyelesaikan tuntutan antara masyarakat dengan pihak perusahaan.

“Kita semua saya rasa poin yang disampaikan ini sangat luar biasa jika ditindak lanjuti. Kalau hasil pertemuan ini dilaksanakan oleh pihak perusahaan, maka dampaknya akan terasa bukan hanya bangka saja tapi babel,” ungkapnya.

Mantan bupati bangka barat itu juga menegaskan akan tetap memantau dan mengikuti apa yang sudah menjadi kesepakatan bersama ini.

“Kami dari DPD RI pasti akan terus memantau perkembangannya karena itu dokumen resmi. Kami harap semua pihak komit dengan kesepakatan ini,” tambahnya.

Space Iklan/0853-1197-2121

Ustadz Zuhri juga meminta pemerintah daerah untuk mengawal komitmen tersebut dengan serius agar bisa membantu masyarakat.

“Sekarang kuncinya ada di pemerintah daerah karena yang melakukan pengawasan itu pemda,” tambahnya.

Sementara Perwakilan Desa, Andri mengatakan pihaknya akan terus mengawal setiap poin yang disepakati bersama tersebut.

“Kami akan kawal terus, karena kami yakin masalah perkebunan ini pasti ada disetiap desa dan mereka memiliki masalah tersendiri,” ungkapnya.

Untuk itu ia meminta setiap pihak untuk cepat menindaklanjuti kesepakatan bersama ini karena demi kesejahteraan masyarakat.

“Kita minta pemprov, pemkab dan instansi lain yang terkait untuk melaksanakan dan menindaklanjuti ini demi kesejahteraan masyarakat apalagi pada pandemi seperti ini,” tambah Andri.(red)

Mungkin Suka Ini juga:
Danlanal Babel Disematkan Sebagai Dewan Pembina HNSI

Danlanal Babel Disematkan Sebagai Dewan Pembina HNSI

Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

Breaking News ! Tim Tabur Kejati Tangkap Marwan

Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

Ramai Masyarakat Antrian BBM, Bambang Patijaya : Jangan Kawatir Stok Aman

Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

Zakat Fitrah 2026 di Kabupaten Bangka Rp42 Ribu atau 2,7 Kg Beras

Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

Muscab VI HNSI Bangka, Ahim : Kita Bukan Mencari Panggung

Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

Temuan BPK, Pantai Romodong, Matras hingga Tirta Tapta Pemali Ternyata Masih Kawasan Hutan

    Ikuti kami di Facebook