Scroll untuk baca artikel
Peristiwa

Proses Mutasi Guru SMPN 2 Sungailiat tidak Wajar, Kepsek Tidak Pernah Mengusulkan

766
×

Proses Mutasi Guru SMPN 2 Sungailiat tidak Wajar, Kepsek Tidak Pernah Mengusulkan

Sebarkan artikel ini
IMG 20231110 WA0000
Caption: Nampak depan ruang lobi SMPN 2 Sungailiat

BANGKA. SUNGAILIAT. INTRIK.ID – Mutasi yakni perubahan posisi atau jabatan, tempat pekerjaan, dilakukan baik secara horizontal maupun vertikal . Mutasi merupakan hal biasa dalam Lingkungan tempat bekerja bertujuan untuk penyegaran.

Namun sebuah mutasi harus ada tahapan dan proses, bagaimana jika proses mutasi tidak wajar dan tidak biasa. Seperti disampaikan Zarkoni Kepala Bidang ( Kabid ) Guru dan Tenaga Kependidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka kepada sejumlah awak media, Jum’at ( 10/11/2023) siang di ruang kerjanya.

Penyampaian Zarkoni tersebut berkaitan dengan adanya proses mutasi sejumlah Guru SMPN 2 Sungailiat, dimana menurutnya mutasi hal yang wajar dilakukan namun prosesnya tidak biasa dan tidak wajar.

“Mutasi benar ada, alasan mutasi itu yang tidak bisa kami sampaikan. Untuk SMPN 2 Sungailiat ada empat orang guru dimutasi yang tidak begitu jauh. Mutasi hal biasa hanya proses tak biasa dan tak wajar, mutasi tersebut sudah sesuai prosedur,” ungkapnya.

Ditanya soal alasan mutasi sejumlah guru di SMPN 2 Sungailiat ? Zarkoni menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa memberi jawaban. Karena sudah dipesan kepala Dinas bahwa alasan tersebut ranah Kadis yang menjawab.

“Gejolak ini hal biasa apakah itu murid dan guru sulit keluar dari zona nyaman dalam hal bertugas. Mutasi tidak jauh Satu di SMPN 6 Sungailiat, Satu di SMPN 3 Sungailiat, Satu di SMPN 4 Sungailiat, Satu di SMPN 2 Pemali. Kebetulan notabene yang bersangkutan orang Pemali. Kemudian yang mutasi dari SMPN 2 Pemali ke Sungailiat yang bersangkutan berdomisili di Sungailiat.
Alasan mengapa terjadi mutasi saya tidak bisa menyampaikan pesan Kepala Dinas secara langsung hal tersebut ranah kepala Dinas,” ujarnya.

Menarik untuk dijadikan informasi ke publik, INTRIK.ID mencoba menghubungi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Rozali, Namun sayang beliau belum bisa menjawab karena kondisi cuti dan menginap di Kebun.

“Mohon maaf Dinda , saya sedang cuti, tidur di kebun,” jawab Rozali

Terpisah Kepala SMPN 2 Sungailiat Margono dihubungi melalui pesan WhatsApp untuk dimintai tanggapan alasan mutasi tersebut. Dirinya mengatakan sebagai Kepala Sekolah dirinya tidak pernah mengusulkan guru untuk dimutasi. Untuk alasan mutasi silahkan hubungi Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka dikarenakan Diknas mengeluarkan Surat Keputusan Mutasi.

“Dengan sangat saya mohon maaf pak. Saya gak berwenang jawab alasannya. Silahkan bapak tanya ke Dindikpora ya pak. Sekali lagi mohon maaf Sebab Dindikpora yang mengeluarkan SKnya
Kami sdh menghadap kepala DINDIKPORA.Untuk penjelasannya silahkan ke Dindikpora
Yg jelas kami sebagai kepsek tidak mengusulkan. Mohon bpk bertanya ke Dindikpora ya bapak, sekali lagi mohon maaf .Prosedur mutasinya yg gak setuju
Takut salah ngomong pak,” jawab Margono.