Petani Karet ini Tak Takut Lagi Rumahnya Roboh

    Ia menceritakan, pernah dirinya harus menggendong mendiang istrinya yang saat itu sakit agar tidak terkena reruntuhan rumah saat hujan deras, karena beberapa bagian kayu yang sudah rusak.

    “Kondisi rumah memang sudah rusak, yang ngeri itu kalau hujan dan angin kencang. Waktu itu pernah ada kayu yang hampir jatuh istri saya lagi sakit enggak bisa jalan jadi saya gendong, namun tidak lama setelah itu istri saya meninggal,” ceritanya.

    Kini, Suparjan dan kedua anaknya tidak perlu khawatir lagi, mereka telah memiliki rumah tinggal yang layak. Ia berharap, PT Timah dapat terus eksis sehingga bisa terus membantu masyarakat yang membutuhkan.

    Sementara itu, Kepala Dusun Sumbawa, Desa Pemali, Yanto Slamet mengatakan kondisi rumah Suparjan memang sudah sangat memprihatinkan karena hampir roboh.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook