Pernikahan Dini di Babel Nomor 1

    Foto: Dera Desma Putri.

    Pada fase anak-anak biasanya mulai memahami tentang perbedaan dan mulai beradaptasi di lingkungannya, oleh sebab itu peran orang tua tidak hanya di lingkungan internal saja melainkan lingkungan eksternal juga harus ekstra, pada fase remaja anak sudah mulai menunjukkan perubahan baik fisik, emosional dan sosial. Oleh sebab itu di fase remaja anak cenderung tidak ingin lagi melibatkan orang tuanya anak juga cenderung ingin melakukan semua hal sendiri dan tidak lagi merasa harus seperti anak kecil yang bergantung kepada orang tuanya, akibatnya peran orang tua tentu kurang optimal jika hal tersebut terjadi maka dari itu di fase remaja seperti ini komunikasi antara orang tua dan anak akan membuat anak menjadi lebih terbuka dan orang tua pun harus bisa selalu membangun kepercayaan terhadap anaknya. Orang tua harus memberi pemahaman kepada anaknya terutama masalah lingkungan luar yang menjadi faktor utama penyebab banyaknya pernikahan usia dini yang terjadi di Bangka Belitung.

    Tidak sedikit kasus yang sudah terjadi akibat kurangnya pemahaman anak terhadap dunia luar dan kurangnya peran orang tua terhadap anaknya, seperti kasus penggrebekkan delapan remaja pria dan empat wanita putus sekolah sedang melakukan pesta miras dan seks. Hal demikian lah yang akan membuat banyaknya pernikahan dini di Bangka Belitung, selain melakukan sosialisasi dari pihak luar orangtua juga wajib selalu mencari informasi tentang pernikahan di usia dini, faktor penyebabnya serta cara menanggulanginya.

    Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa tingginya angka pernikahan di usia dini terjadi karena faktor internal yaitu dari peran orang tua yang kurang optimal membuat banyak anak-anak merasa tidak dekat dengan orangtuanya sehingga membuat anak cenderung tertutup, ketidakterbukaan anak kepada orang tuanya inilah membuat anak lebih rentan terhadap dunia luar yang bebas. Bangka Belitung pernah menduduki urutan ke 1 dari 34 provinsi pada tahun 2020 karena pada fase remaja banyak anak yang dibiarkan pergaulannya bebas, lingkungan bebas menjadi faktor eksternal dari penyebab terjadinya pernikahan di usia dini, untuk menanggulanginya diharapkan peran orang tua secara optimal dari fase dini hingga fase remaja karena saat anak memasuki fase-fase tersebut anak rentan sekali terpengaruh terhadap dunia luar apalagi saat anak sudah memasuki fase remaja.(*)

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook