Perbup Tentang TPP Akan Direvisi, Sekda Bateng: Kami Cairkan Secepatnya

    Foto: Sekda Bangka Tengah, Sugianto.(ist)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah pastikan tidak ada pemangkasan TPP guru. Hal tersebut dipastikan oleh Sekda Bangka Tengah, Sugianto , Rabu (6/4/2022).

    “Tidak ada penambahan atau pengurangan untuk TPP tahun ini,” ungkapnya.

    Ia mengatakan ada kesalahpahaman antara beberapa pihak yang membuat kabar tentang turunnya TPP bagi ASN tersebut menjadi ramai.

    Hal ini dijelaskannya tadi pagi setelah dirinya bersama dengan Bupati Bangka Tengah, Dinas Pendidikan, BPKAD, BKD melangsungkan rapat koordinasi mengenai hal itu.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Sugianto juga menjelaskan, terkait Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemberian Tambahan Penghasilan Bagi Pegawai Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah memang terdapat kesalahpahaman.

    “Jadi Perbup tersebut akan kami revisi, terutama pada bagian lampiran yang mencantumkan nominal angka TPP bagi ASN sesuai dengan jabatannya,” kata Sugianto.

    Menurut Sugianto, adanya perubahan rumus dan mekanisme baru penentuan TPP membuat adanya kekeliruan yang menyebabkan perbedaan nominal.

    “Setelah kami lakukan cross check data, memang tampaknya ada salah di mekanisme perhitungannya, karena itu sudah diatur by system. Makanya besaran TPP yang sekarang ada koma-komanya dan enggak bulat seperti tahun lalu,” ungkapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia mengatakan, pihaknya akan kembali mengambil rujukan rumus dan mekanisme tahun lalu supaya TPP yang diterima para guru tetap sama besarannya.

    Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah juga telah memberikan sosialisasi kepada para koordinator pengawas (korwas) dan kepala sekolah terkait hal tersebut.

    “Tadi sudah kami lakukan sosialisasi di LPMP Provinsi dan kami harap hal ini bisa dimaknai dengan benar sehingga tidak membuat keributan lagi,” tambah Sekda Bangka Tengah.

    Tak lupa, dirinya juga meminta maaf jika memang polemik ini membuat para guru menjadi khawatir dan resah.

    Ia mengatakan, setelah sosialisasi tersebut dilakukan, secepat mungkin pihaknya akan mencarikan TPP yang sudah menjadi hak para guru, maupun ASN secara umum yang ada di Kabupaten Bangka Tengah.

    Laporan wartawan Erwin/INTRIK.ID

    Mungkin Suka Ini juga:
    Gas 3 Kg Langka, Tina dan Putri Terpaksa Harus Pinjam ke Tetangga

    Gas 3 Kg Langka, Tina dan Putri Terpaksa Harus Pinjam ke Tetangga

    Warga Kurau Terima Ratusan Sertifikat Gratis dan Puluhan Rumah Swadaya

    Warga Kurau Terima Ratusan Sertifikat Gratis dan Puluhan Rumah Swadaya

    Polres Bateng Akan Panggil dan Periksa Ac Terkait Tambang di Komplek Pemda

    Polres Bateng Akan Panggil dan Periksa Ac Terkait Tambang di Komplek Pemda

    Pemindahan Meteran Listrik Tak Kunjung Selesai, Kepala PLN Koba Minta Maaf

    Pemindahan Meteran Listrik Tak Kunjung Selesai, Kepala PLN Koba Minta Maaf

    Kades Kecam PLN ULP Koba, Pergeseran KWh Meter Warganya Tak Kunjung Selesai

    Kades Kecam PLN ULP Koba, Pergeseran KWh Meter Warganya Tak Kunjung Selesai

    Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bangka Tengah Naik, Wiwik: Lihat Sisi Positifnya

    Kekerasan Seksual Terhadap Anak di Bangka Tengah Naik, Wiwik: Lihat Sisi Positifnya

      Ikuti kami di Facebook