
Banyak mahasiswa yang pintar dalam akademik, namun ketika disuruh untuk berbicara di depan banyak orang mereka merasa malu dan tidak percaya diri. Hal ini biasanya karena mereka tidak terbiasa untuk berbicara di depan orang banyak. Salah satu cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan mengikuti organisasi yang ada di kampus.
Kemampuan bersosialisasi bisa didapatkan mahasiswa dengan mengikuti organisasi-organisasi yang ada di lingkungan kampus. Mahasiswa cenderung beranggapan bahwa mengikuti organisasi tidak begitu penting. Karena tujuan utama mahasiswa yaitu mencari ilmu dengan belajar di kelas. Namun, perlu disadari bahwa belajar bukan hanya di dalam kelas saja, tetapi di luar kelas juga ada hal yang dapat kita pelajari. Salah satu contohnya adalah mengikuti organisasi. Dengan mengikuti organisasi, mahasiswa dapat melatih berkomunikasi di depan banyak orang. Apabila mengikuti organisasi, mahasiswa dapat berkesempatan untuk berkomunikasi dengan orang banyak, sehingga dapat melatih public speaking yang nantinya berguna ketika terjun di tengah masyarakat.
Sebagai calon cendekiawan muda, mahasiswa dituntut menjadi sarjana yang memiliki kemampuan dalam berbagai hal, baik dalam akademis maupun non akademis, seperti kemampuan intelektual dan kemampuan berorganisasi. Mahasiswa memiliki kesempatan untuk lebih banyak belajar dan mengembangkan potensi dirinya. Hal itu dapat dipelajari mahasiswa dengan salah satu cara yaitu mengikuti organisasi, karena banyak manfaat dan keuntungan yang didapatkan mahasiswa dalam mengikuti suatu organisasi. Mengikuti organisasi dapat melatih kedisiplinan dalam diri mahasiswa dan melatih keberanian dalam menghadapi tugas dan tantangan yang ada.