Pendekatan Kekuatan Seringkali Dipilih Aparat daripada Dialog Untuk Penyelesaian Kasus Pertambangan di Desa Wadas 

    Kasus ini sebenarnya bukan masalah ganti rugi atau untung, tapi kehidpuan masyarakat wadas secara keseluruhan yang tidak bisa dinilai dengan hitungan ekonomis yang sederhana oleh pemerintah dan penambang. adakah jaminan kesejahteraan bagi rakyat yang lahannya digunakan untuk pertambangan? kapitalisme pemerintah yang hanya mementingkan nominal akan berdampak pada kerusakan benteng alam dan menurunnya kesejahteraan dan taraf hidup masyarkat.

    Jika bangsa ini konsisten dengan filsafat pancasila,maka kasus seperti ini tidak akan terjadi. apakah aparat lupa dengan sila kedua yaitu kemanusiaan yang adil dan beradab? tidak seharusnya aparat melakukan pemaksaan dengan alasan pemanfaatan demi kepentingan umum dengan cara cara yang tidak elegan, karena aparat punya kemampuan untuk melakukan penyelesaian dengan cara yang baik

    Lalu, pada sila keempat ada musyawarah, seharusnya dialog lebih dikedepankan dalam permasalahan seperti ini, jauh dari emosi namun mencari solusi, semoga kedepan kasus ini cepat terselesaikan, dan para aparat dan pemerintahan tidak melakukan tindakan refresif kepada rakyatnya yang seharusnya diayomi hingga semua program berjalan lancar tanpa ada pihak yang dirugikan. (*)

    Pages: 1 2 3Show All
    Tagged with:
    Lika ananda
      Ikuti kami di Facebook