
“Jumlahnya lebih banyak dibanding tahun 2021. Kalau tahun lalu hanya 400 juta saja,” ungkapnya, Rabu (19/1/2021).
Ia menegaskan bahwa naiknya angka subsidi pada tahun 2022 ini mengingat kebutuhan masyarakat yang mengembangkan ekonomi sektor UMKM yang dinilai mengalami peningkatan.
“Pelaku UMKM yang mendapatkan pinjaman permodalan usaha melalui lembaga keuangan Bank SumselBabel, dibebaskan beban bunga atau hanya berkewajiban mengembalikan pinjaman sesuai nilai kontraknya,” jelasnya.