Pembangunan PLTT di Pulau Gelasa, Warga: Kelinci Percobaan

    Foto: Sosialisasi pembangunan PLTT di Desa Beriga, Bangka Tengah. (Erwin)

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Warga Desa Berita menganggap rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Thorium (PLTT) di Pulau Gelasa, Bangka Tengah hanya sebagai kelinci percobaan.

    Salah satu warga, Mohammad menyatakan banyak kasus kebocoran gas di beberapa negara maju sehingga membuat warga takut jika terjadi di Bangka.

    “Sekelas negara maju saja bisa bocor dan membuat mati daerah tersebut seperti Jepang, Spanyol dan negara maju lainnya. Jangan sampai kami Desa Beriga jadi daerah percobaan,” ucapnya kepada intrik.id, Minggu (30/7/2023).

    Seandainya memang dibangun di Pulau Gelasa, ia mempertanyakan apakah warga desa akan dilibatkan dan apa dampak positif yang didapat dari PLTT bagi warga sekitar.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Muhammad juga meminta jaminan keamanan jika pembangunan tersebut terlaksana termasuk meminta akses masuk ke pulau Gelasa bagi nelayan.

    “Nanti kami (nelayan) diusir ketika mau singgah di sana. Gelasa itu tempat singgah, cari ikan dan juga tempat bernaung saat cuaca ekstrim semua nelayan sekitaran Bangka ini,” ujarnya.

    Warga lainnya menanyakan kenapa dalam pengoperasian PLTT nanti harus menggandeng perusahaan luar negeri.

    “Katanya pengawas nuklir kita mampu untuk mengelola secara mandiri, kok pakai PT dari luar ya. Terus ini kenapa harus digandeng dengan BUMN, apakah supaya lancar bisa operasi disini,” ucapnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Ia bahkan mempertanyakan tentang bagaimana dampak lingkungan dan segala jenis bentuk perizinan nantinya untuk pembangunannya di Desa Beriga.

    “Semua sekarang secara otomatis muncul izin, gimana jika nantinya itu juga sama terjadi dengan kita. Apakah kita (warga) yang akan kalah, ” tutupnya.

    Ditempat yang sama, Gani Selaku Kades Beriga mengatakan, jika ingin membangun proyek apapun di desanya agar selalu memperhatikan warga dan juga infrastruktur desa tersebut.

    “Mohon perhatikan dulu warga dan desa kami. Liat aja jalan, warga yang masih belum sejahtera dan jangan lakukan sesuatu jika bisa merusak lingkungan apalagi perairan laut karena warga kami hampir 90 persen adalah nelayan. Jadi tolong dengan sangat diperhatikan, ” ucapnya singkat.

    Tagged with:
    PLTTpulau Gelasa
    Mungkin Suka Ini juga:
    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Klarifikasi Pemkab: Penutupan Peliputan Rakor Pemberantasan Korupsi Merupakan Permintaan KPK

    Wartawan Dilarang Meliput Rakor Pemberantasan Korupsi di Bangka Tengah, Tuai Sorotan

    Wartawan Dilarang Meliput Rakor Pemberantasan Korupsi di Bangka Tengah, Tuai Sorotan

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kapolres Bangka Tengah Gandeng Wartawan, Call Center 110 Jadi Garda Terdepan Layanan Darurat untuk Warga

    Kebakaran Hutan Eks PT Kobatin Nyaris Sambangi Sekolah dan Labkesmas, Api Sempat Muncul di Dua Titik

    Kebakaran Hutan Eks PT Kobatin Nyaris Sambangi Sekolah dan Labkesmas, Api Sempat Muncul di Dua Titik

    Paripurna Istimewa HUT ke-172 Kota Koba Sepi, Hanya 19 dari 30 Anggota DPRD Hadir

    Paripurna Istimewa HUT ke-172 Kota Koba Sepi, Hanya 19 dari 30 Anggota DPRD Hadir

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota

    KOBALORASI #4 Siap Guncang Alun-Alun Koba! Lima Malam Penuh Hiburan, UMKM, hingga Jejak Sejarah Kota