Pemantun Asal Kurau Dulu Dibayar Rp 15 Juta, Kini?

    Foto: Pemantun asal Kurau Timur, Mario. (Istilah)

    Ia juga menjelaskan, ingin jadi pemantun haruslah punya rasa cinta dan menjiwai sebagai profesi seniman pantun.

    “Pemantun harus rasa cinta dan keinginan untuk menjiwai kesenian pantun ini. Untuk teori dan lainnya bisa dipelajari seiring berjalannya waktu,” ucap Kario.

    Kario bahkan berani menjamin, jika dibawah bimbingannya siapapun bisa menjad pemantun.

    “Saya kalau diberikan pemuda yang belajar pantun setahun bisa seperti saya. Tapi kalau gak ada rasa cinta dan menjiwai tidak akan berguna. Jangan takut salah, belajar dan cintai pantun dengan baik. Tekun dan perbaiki kesalahn,” ucapnya.

    Ia juga menyampaikan, bahwa pantun adalah cara orang melayu bersarkasme dengan sopan.

    “Pantun itu diciptakan agar orang melayu bisa mengkritik dengan sopan, marah dengan sopan bahkan membunuh dengan sopan. Karena pantun adalah rangkaian kata yang indah namun bisa menusuk,” ucap Kario.

    Kario hanya berharap, pemerintah selalu melestarikan pantun dengan cara mensosialisasikan kepada masyarakat agar selalu terjaga.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook