
“Biasanya kami melalui rekan disana (Lampung-red) yang cari stoknya, komunikasinya cuma melalui telepon. Tapi sekarang sudah susah makanya kami turun langsung, itu juga masih sulit dapat,” ungkap Hamdan.
Pria yang sudah enam tahun berjualan daging sapi di Pasar Kite Sungailiat itu mengatakan daging sapi dari Lampung lebih murah dibandingkan dengan Madura.
“Kita pernah cari di Madura, secara harga satuan memang beda tipis tapi buat bawa ke Bangka justru lebih mahal di ongkos di banding kita beli sapi dari Lampung,” jelasnya.
Saat ini pihaknya masih menjual daging sapi berkisar Rp 135 ribu hingga Rp 140 ribu per kilogram. Sebelumnya ia hanya menjual sekitar Rp 125 ribu hingga Rp 130 ribu saja per kilogram.