
Dijelaskan gubernur, produksi logam titanium memiliki potensi ekonomi yang lebih besar di pasar dunia. Sebab, titanium merupakan bahan baku dalam pembuatan produk-produk seperti perhiasan, ponsel, hingga alat bedah. Kondisi ini pun sesuai dengan perintah Presiden RI Joko Widodo, yang meminta dimulainya pengembangan produk hilirisasi.
“Produksi hilirisasi ilmenite yang akan dileburkan menjadi titanium ini karena permintaan yang sangat tinggi, dan ini sebagai salah satu hilirisasi yang kita (Babel) lakukan dan sesuai target pemerintah pusat,” ujarnya.
Dalam kunjungan ke PT Bersahaja yang berlokasi di kawasan industri Baturusa, dihadiri Dirjen Minerba Ridwan Djamaluddin, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Babel seperti Kapolda Babel Irjen Pol Yan Sultra, Danrem 045/Garuda Jaya Brigjen TNI M. Jangkung Widianto, Direktur Operasi PT Timah Alwin Albar, dan Perangkat Daerah Pemprov Babel terkait.(red)