
AKP. Nannang mengungkapkan, pihaknya akan melakukan operasi selama 14 hari tersebut di daerah-daerah rawan lakalantas dan ramai lalulintas.
“Target lokasi di daerah rawan laka seperti Koba-Namang, dibeberapa titik juga di Simpang Katis, Sungai Selan dan daerah ramai lainnya yang sering macet dan rawan laka,” ungkapnya.
Namun, Ia mengatakan operasi kali ini tak akan ada penilangan karena Bangka Tengah belum memiliki ETLE mobile ataupun ETLE Statis.