
Selain itu, diet ini sangat bermanfaat bagi kesehatan karena mengandung banyak nutrisi penting bagi tubuh. Apalagi makanan olahan umumnya rendah serat, vitamin dan mineral penting.
Karena menganjurkan makanan kaya nutrisi, manfaat diet ayurveda salah satunya dapat membantu menurunkan berat badan. Sebuah penelitian mengungkapkan 200 orang dengan jenis tubuh vitta dan kapha yang mengikuti diet ayurveda selama 3 bulan mengalami penurunan berat badan signifikan.
Penelitian lain juga menunjukkan bahwa program modifikasi gaya hidup berbasis ayurveda dapat menghasilkan penurunan badan sekitar rata-rata 6 kilo selama 9 bulan. Adapun program yang dimaksud meliputi diet dan kelas yoga.
Meskipun ada beberapa manfaat ayurveda bagi tubuh dan pikiran, namun ada juga sedikit kerugian yang perlu menjadi pertimbangan. Masalah utama dari jenis ini adalah punya konsep yang membingungkan dan menyulitkan pemula.
Tidak hanya sulit menentukan daftar makanan untuk setiap jenis tubuh, tapi juga banyak aturan tambahan yang perlu kita ikuti. Misalnya, rekomendasi mengenai makanan yang baik dan pantangan bisa berubah sepanjang tahun mengikuti musim.
Selain itu, ada juga saran untuk kapan, seberapa sering dan berapa banyak porsi makanannya. Ini bisa menjadi tantangan berat terutama bagi pemula.
Saat menjalani diet ayurveda, ada daftar makanan yang perlu Anda makan atau pantangan sesuai dengan jenis tubuh. Hal ini bisa saja mengurangi seluruh makanan sehat atau bahan pangan yang tidak bagus untuk jenis tubuh tertentu.
Bahan-bahan lain seperti daging merah atau makanan olahan juga tidak masuk ke dalam menu sehingga Anda perlu membuat perubahan signifikan pada diet ini. Karena terlalu membatasi inilah, manfaat diet ayurveda terasa kurang fleksibel daripada jenis diet lainnya.