
Ia mengatakan bahwa penetapan dirinya sebagai Bunda Germas merupakan komitmen bersama dari semua tatanan untuk menyukseskan Germas di Bangka Belitung.
“Bunda Germas merupakan inovasi dari Dinas Kesehatan Babel, dan ini baru ada di Babel. Kenapa Bunda Germas? Bunda adalah satu sosok yang digunakan sebagai personal branding karena sosok bunda didalam keluarga adalah tokoh sentral yang mampu mengedukasi keluarga secara persuasif,” terang Melati.
Ibu tiga anak tersebut juga mengatakan penobatan ini tidak hanya menjadi simbol namun bisa menumbuhkan komitmen untuk terus mendorong masyarakat supaya bisa hidup sehat yang dimulai dari lini terendah, yakni di dalam keluarga.
“Bagaimana kita melakukannya? Tentunya dengan mendorong anggota keluarga melakukan aktivitas fisik, peningkatan perilaku hidup sehat, penyediaan pangan sehat dan percepatan perbaikan gizi, peningkatan pencegahan dan deteksi dini penyakit, peningkatan kualitas lingkungan, serta peningkatan edukasi hidup sehat,” tegas Melati.
Sementara Asisten Bidang Adminitrasi Umum, Mulyono dalam sambutannya mengatakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Babel Tahun 2020 menunjukkan capaian rumah tangga ber PHBS sebesar 64,4% dengan indikator yang harus menjadi perhatian yakni angka merokok di dalam rumah sebesar 58,04%.