
Ia melanjutkan, surat mendagri yang belum keluar sebenarnya sudah berjalan dan sudah disetujui Kabag Fasilitasi Kerjasama Setjen Kemendagri.
“Dua kali Konsultasi terkait ijin PDLN (Perjalan Dinas Luar Negeri-red) ke Kemendagri, pertama kali konsul beliau melihat undangan sangat bisa diberikan ijin karena promosi Budaya, Ibu Amelia (Kabag Fasilitas Kerjasama Setjen Kemendagri-red) bilang diurus saja, uploud saja karena ini budaya promosi gitu kebudayaannya salah satu juga program nasional,” sambungnya.
Ia mengungkapkan, surat rekomendasi yang belum keluar karena keterlambatan upload selama dua hari dimana bupati sedang melaksanakan umroh sementara gubernur menunggu rekomendasi bupati.
“Belum keluar karena terlambat upload disistem online. Tapi bisa diurus offline. Nanti pasti saya urus, ada hak Ketua DPRD juga dan Hak Pribadi, tergantung pembiayaan dan kebijakan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, dirinya berangkat ke Melbourne saat ini memakai uang pribadi karena memang belum ada anggarannya dimana APBD-P Bateng sedang proses evaluasi penyempurnaan dari Propinsi.