
INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Dinas Kesehatan Bangka Tengah belum menemukan adanya bahan berbahaya di dalam makanan maupun depot air minum.
Kabid Farmasi Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Muhrim mengatakan pihaknya setiap tahun melakukan pemeriksaan di depot air minum serta warung makan secara acak.
“Tiap tahun kami ambil sample secara acak depot air minum isi ulang dan warung makan yang ada di Bangka Tengah,” ungkapnya, Jumat (8/8/2025).
Ia mengatakan kegiatan itu agar masyarakat tenang dalam mengkonsumsi makanan atau minuman yang ada tanpa takut ada kandungan berbahaya di dalamnya.
“Sebenarnya kewajiban depo air minum atau warung makan itu memeriksakan kandungan makannya agar masyarakat tetap merasa aman. Apalagi depo air minum itu wajib disertifikasi minimal setahun sekali,” ucap Muhrim.
Meskipun belum ditemukan, ia meminta masyarakat turut berpartisipasi dalam mengawasi kandungan minuman dan makanan yang dijual atau beredar.
“Sebenarnya dinkes ini nginduk saja sama BPOM atau pihak terkait lainnya. Tapi masyarakat juga bisa laporkan ke kami jika ada penjual menggunakan bahan berbahaya. Kami juga sering mengikuti hal-hal viral untuk turun ke lapangan karena kami gak bisa mengawasi terus menerus, ” tukasnya.
“Jika kami temukan langsung kami tarik dan pemilik usaha bisa berurusan dengan hukum,” tegas Muhrim.