
Ia mengatakan adanya buku yang ditulis olehnya serta Endang Kusniati, Amrullah dan Akhmad Faisal, hingga Muhammad Rofiq Anwar sebagai editor ini bertujuan mengangkat sejarah Al-Kautsar agar tidak dilupakan oleh masyarakat.
“Buku sederhana ini bisa dibaca, selain memahami sejarahnya, juga belajar dari manajemen pengelolaannya sebagai khazanah dan perbandingan,” jelasnya.
“Al-Kautsar menjadi role model bagi LKSA lainnya di Kabupaten Bangka dan Bangka Belitung karena memiliki manajemen yang kuat dan mampu melahirkan generasi berkualitas,” tambah Rusydi.
Sementara itu, Bupati Bangka Mulkan mengapresiasi atas peluncuran buku tersebut. Menurutnya, hal ini sebagai salah satu upaya agar sejarah LKSA Al-Kautsar ini tidak hilang.