Kue Semprong Tina Tembus Hingga ke Yogyakarta

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH — Memulai usaha kue semprong sejak tahun 2013 lalu, kini usaha Mastina Mayasari makin eksis dan telah menembus pasar nasional. Dengan brand TINAFAM, Tina yang merupakan mitra binaan PT Timah berhasil mengembangkan berbagai produk kue kering.

Warga Desa Belilik, Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah ini tidak hanya menjadikan kue semprong sebagai usahanya namun juga turut melestarikan kuliner khas Bangka Belitung.

Kue semprong khas Bangka Belitung memiliki citra rasa yang berbeda dengan kue semprong dari daerah lainnya. Cita rasa gurih dan teksturnya renyah membuat kue semprong selalu diminati masyarakat.

“Saya membuat semprong dengan resep turun menurun, menghadirkan rasa yang masih original. Karena kue semprong ini kan termasuk kue jadul tapi sebenarnya peminatnya sangat banyak dan dari berbagai kalangan,” katanya beberapa waktu lalu.

Space Iklan/0853-1197-2121

Meski demikian, Tina tetap berinovasi mengembangkan berbagai produk semprong dengan mengganti bahan bakunya. Hal ini sebagai jawaban atas permintaan konsumen yang mulai beralih ke gluteen free.

Tina menghadirkan produk semprong mocaf singkong, talas dan ubi jalar. Produk-produk ini juga tak kalah diminati masyarakat bahkan sudah memiliki pelanggan tetap.

Selain semprong, dirinya juga memproduksi berbagai kue jadul lainnya seperti kue satu, semprit, kue papan nanas, kue soda, dodol, kacang minyak, baulu jadul, keripik kangkung, keripik singkong dan berbagai produk lainnya.

Selain itu, dirinya juga menghadirkan bentuk semprong yang tidak hanya bulat tapi juga segitiga.

Space Iklan/0853-1197-2121

Produk Tinafam kini telah menembus retail modern di Bangka Tengah, dipasarkan di toko oleh-oleh di Bangka dan Yogyakarta, TINS Gallery dan lainnya.

“Produk saya semakin dikenal setelah dipasarkan di TINS Gallery setelah jadi mitra binaan, dari situ banyak yang telpon saya mau pesan. Lalu produk saya mulai dikenal,” katanya.

Selain itu, kata Tina dirinya juga kerap diajak pameran tingkat lokal maupun nasional untuk mempromosikan produk-produknya. Hal ini menjadi kesempatan baginya untuk bisa memperluas pemasaran.

“Alhamdulillah dengan dukungan PT Timah usaha saya semakin berkembang dan omsetnya sangat lumayan. Pada momen hari raya kami bahkan memproduksi hampir 1 ton dan tenaga kerja juga ditambah,” ceritanya.

Harga produk yang ditawarkan Tinafam juga bervariasi mulai dari Rp15.000-140.000. Bagi anda yang ingin mencicipi cita rasa kue khas bangka ini bisa langsung menghubungi media sosial @Tina Suryadi.

Semprong memang cocok dijadikan cemilan dalam berbagai kesempatan, apalagi dipadukan dengan kopi hangat. (*)

Sumber: PT Timah

Mungkin Suka Ini juga:
Budidaya Durian Bawor, Peluang Investasi Pertanian Bernilai Tinggi

Budidaya Durian Bawor, Peluang Investasi Pertanian Bernilai Tinggi

Budidaya Nanas Madu, Peluang Bisnis Pertanian dengan Prospek Cerah

Budidaya Nanas Madu, Peluang Bisnis Pertanian dengan Prospek Cerah

Selain jadi RTH, Komplek Bukit Baru jadi Bazar Ramadan selama Bulan Puasa

Selain jadi RTH, Komplek Bukit Baru jadi Bazar Ramadan selama Bulan Puasa

Lapak Tins Kembali Digelar di Bulan Ramadan

Lapak Tins Kembali Digelar di Bulan Ramadan

PT Timah Tbk Tingkatkan Kualitas Pemimpin melalui TINS Executive Leadership Program

PT Timah Tbk Tingkatkan Kualitas Pemimpin melalui TINS Executive Leadership Program

Hadirkan Inspektur Tambang, PT Timah Perkuat Budaya K3

Hadirkan Inspektur Tambang, PT Timah Perkuat Budaya K3

    Ikuti kami di Facebook