Kincir Air Untuk Ketahanan Pangan

Foto: Rakor ketahanan pangan Bangka Belitung. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA BELITUNG – Inspektorat Jendral Kementerian Pertanian (Irjen Kementan) menggelar rapat koordinasi bersama Aparat Pengawasan Intern Pemerintahan (APIP), Aparata Penegak Hukum (APH), Asosiasi Kepala Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Bangka Belitung, dan seluruh Dinas Pertanian Se-Bangka Belitung untuk membahasa ketahanan pangan di Hotels Swis Belt Pangkal Pinang, Rabu (27/9/2023).

Inspektur Jendral Irjen Kementan Jan S. maringka mengtalan, rapat ini digelar untuk menggali keberasamaan dalam menajaga ketahanan panagan untuk masa depan agar sesuai apa yang kita harapkan.

“Pangan kita bukan cuma masalah cuaca dan alam saja, namun ada juga karena manusiannya. Jadi koordinasi sangat perlu untuk menanggulangi eror tersebut. Kita juga mau mengaja pihak desa agar bisa membuat lumbung-lumbung desa nantinya karena menteri keuangan pun sudah mengalokasikan 20 persen untuk kegiatan pangan,” ucapnya kepada intrik.id.

Maringka juga menegaskan, agar ada keberpihakan pemerintah, apip dan aph untuk bisa selalu memihak kepentingan umum di dalam program ketahanan pangan dengan mengaloksikan dana untuk kegiatan pangan serta pengawas yang baik agar tidak merugikan masytakat.

Space Iklan/0853-1197-2121

“Kalau gak ada keberpihakan bagaiamana ketahanan pangan ini bisa tercapai. Makannya sinergi antar semua pihak sangat diperlukan. Dan keberpihakan sangat diperlukan untuk sektor pertanian karena jaga ketahanan pangan, untuk jaga masa depan,” tutupnya.

Sementara itu, PJ Gubernur Bangka Belitung Suganda mengatakan, sampai saat ini koordinasi di Bangka Belitung sangat baik. Bahkan sampai membentuk grup dengan smua pihak.

“Kami selalu berkoordinasi dan sinergi dengan baik untuk ketahanan pangan di Bangka Belitung ini. Dari Forkopimda Provinsi hingga di Kabupaten. Bahkan kami punya grup sendiri untuk koordinasi ini,” ucapnya kepada awak media.

Suganda juga menyebutkan, ada beberapa hal yang sering terjadi dan persoalan terkait ketahanan di Bangka Belitung yang menjadi kendala bahkan sampai membuat harga naik.

Space Iklan/0853-1197-2121

“Banyak potensi pelanggaran yang harus dipotong untuk memotong mata rantai pengerusakan ketahnan pangan. Namun memang kita harus berjuang untuk itu,” ujrnya.

Suganda menjelaskan, jika akan membuat beberapa daerah yang berpotensi untuk dibuatkan sawah di beberapa daerah di Bangka Belitung dan akan diinisiasi di desa-desa berpotensi lainnya.

“Ada potensi di Bangka Selatan terus juga inovasi kincir air di Bangka Tengah dan desa lain yang akan diinisiasi untuk ketahanan pangan ini,” jelas Pj Gubernur Bangka Belitung itu.

Suganda juga kembali mengajak untuk semua pihak agar selalu bersinergi dan berkolaborasi untuk menciptakan ketahanan pangan yang kuat di Bangka Belitung.

Mungkin Suka Ini juga:
Februari 2026, Inflasi Bangka Belitung Terendah Ketiga Nasional

Februari 2026, Inflasi Bangka Belitung Terendah Ketiga Nasional

Jalan Bangka Belitung Terbaik di Indonesia

Jalan Bangka Belitung Terbaik di Indonesia

Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, BI Bangka Belitung Siapkan Rp1,1 Triliun

Jelang Ramadan dan Idulfitri 2026, BI Bangka Belitung Siapkan Rp1,1 Triliun

Akhir 2025, Ekonomi Bangka Belitung Menguat

Akhir 2025, Ekonomi Bangka Belitung Menguat

PT Timah Tbk Dukung Koperasi jadi Mitra Profesional

PT Timah Tbk Dukung Koperasi jadi Mitra Profesional

Reklamasi Laut, PT Timah Tbk Turunkan Ribuan Unit Artificial Reef di Bangka Belitung

Reklamasi Laut, PT Timah Tbk Turunkan Ribuan Unit Artificial Reef di Bangka Belitung

    Ikuti kami di Facebook