Scroll untuk baca artikel
Bangka Tengah

Keterbatasan Anggaran, Dinparbudpora Bateng Kesulitan Laksanakan Seleksi Kejurda

271
×

Keterbatasan Anggaran, Dinparbudpora Bateng Kesulitan Laksanakan Seleksi Kejurda

Sebarkan artikel ini
IMG 20230614 WA0006
Foto: Rapat koordinasi Dinparbudpora Bateng dengan pengurus cabor. (Erwin)

INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah akan kembali menggelar Kejuaraan Daerah (Kejurda) Pelajar pada 15-17 Juni 2023 setelah sempat vakum akibat pandemi Covid-19.

Kepala Dinas Pariwisata, Buda, Pemuda dan Olahraga Bangka Tengah (Dinparbudpora Bateng) Zainal mengatakan pelaksanaan Kejurda kali ini dilaksanakan dengan keterbatasan anggaran.

Bahkan dalam akomodasi atlet, pihaknya harus meminta pembina cabang olahraga untuk mengurusnya.

“Kami tidak sediakan akomodasi atlit, silahkan masing-masing atlit dan juga pembina cabor yang mengurus karena keterbatasan anggaran,” ucapnya kepada pengurus cabor, Rabu (14/6/2023) di Ruang Rapat Diaparbudpora Bangka Tengah.

Zainal mengungkapkan keterbatasan anggaran ini karena banyak kegiatan yang harus dibagi mulai dari olahraga hingga kepemudaan.

“Setelah covid, anggaran dipangkas, kegiatan KNPI kita akomodir, Pramuka juga, ditambah KONI juga dari kita. Jadi semua dibebankan ke kita, ” ungkapnya.

“Pengajuan 19 miliar tapi diterima hanya 10 miliar. Artinya semua harus kita potong setengah sesuai skala prioritas,” lanjutnya.

Zainal juga menyatakan, Kejurda ini tadinya tidak akan diselenggarakan dan meminta cabor masing-masing yang mengirim data atlit yang akan diperlombakan di Kejurda Pelajar Provinsi, namun karena mengingat proses seleksi penting maka tetap diadakan seleksi.

“Kami tetap koordinator semua atlit dari bus dan mungkin penunjukan tempat istirahat. Namun kami tidak sediakan akomodasi untuk atlit. Memang ini jauh dari poda kita tahun sebelumnya, tapi ini harus kita sampaikan diawal, ” ujarnya.

“Kalau cuma uang pembinaan dan keperluan untuk Kejurda pelajar provinsi nanti baru kami siapkan. Yang menang ada piala dan sertifikat serta uang pembinaan, ” lanjutnya.

Zainal berharap, semua pengurus cabor dapat membantu memaksimalkan seleksi ini agar terjaring atlit-atlit yang berkompeten dan juga bisa bersaing di provinsi.