
Secara otomatis daya yang tercipta akan lebih tinggi dibandingkan dengan sistem pengapian sebelumnya. Penting memastikan komponen ini bekerja dengan maksimal agar kondisi prima saat proses berkendara.
Pada bagian busi berguna sebagai arus, berakhir untuk menciptakan percikan api. Hal ini bisa terjadi karena adanya celah dari elektroda dan massa yang berlangsung pada proses pengapian tersebut.
Masih berkaitan dengan fungsi CDI motor, komponen ini berguna untuk pengirim trigger melalui sinyal PWM. Sehingga bisa mengetahui waktu tepat untuk melakukan discharge kapasitor untuk menekan terjadinya proses arus listrik.
Perubahan arus listrik dari 12 volt menjadi 20 kv terjadi dalam komponen ini. Mirip dengan trafo step up dengan menggunakan induksi elektromagnetik. Komponen ini juga optimalkan terjadinya percikan api pada bagian busi motor.
Maka dari itulah apabila terjadi masalah lebih baik segera cek satu per satu komponen yang saling berkaitan ini. Masing-masing memiliki kegunaan berbeda dan sama pentingnya untuk diperhatikan.
Perlu diketahui bahwa terdapat komponen yang memiliki fungsi pengapian lebih tinggi. Komponen ini juga memiliki kegunaan untuk menyalurkan dan memutuskan pada proses pengapian tersebut.
Oleh karena itu kegunaannya masih sama, namun bisa mendapatkan standar yang lebih tinggi dibandingkan dengan bawaan. Motor yang memiliki komponen sehat akan mendapatkan kualitas performa secara maksimal.