
Ia mengatakan pihaknya akan tetap melakukan sidak bersama dengan pihak terkait untuk menjaga pegawai dari tindakan melawan hukum.
“Kami pasti tetap akan rutin melakukan cek urin ke pegawai-pegawai kami, mungkin bisa saja enam bulan atau setahun lagi. Yang jelas kita adakan mendadak,” tegas Thony.
Ia juga mengatakan akan melakukan rekrutmen pegawai kontrak yang baru untuk menggantikan kedua pegawai tersebut.