Keindahan Museum De Javasche Bank, Saksi Sejarah Bermulanya Perbankan di Indonesia

    De Javasche Bank merupakan bangunan peninggalan Belanda yang diberdayakan sebagai cagar budaya dan wisata sejarah di Surabaya. Pilar-pilar tinggi memberi kesan arsitektur ala Eropa, peninggalan berupa koleksi pencetak uang dan mata uang zaman dahulu.

    Jika Anda bosan berwisata ke destinasi alam, mungkin urban travel atau wisata kota bisa jadi alternatif. Anda tidak perlu keluar budget mahal untuk menelusuri keindahan sudut-sudut kota.

    Baca juga: Megahnya The Lost World Castle, Objek Wisata Hits Mirip Benteng Takeshi di Sleman Jogja

    Salah satu opsinya pergi ke Museum De Javasche Bank di Surabaya, jadi Anda bisa liburan sekaligus belajar sejarah. Ingin tahu apa saja keistimewaan dari museum bersejarah ini? Simak ulasan berikut.

    Sekilas Tentang Museum De Javasche Bank

    Museum De Javasche

    Salah satu hal menarik dari urban travel ialah mengagumi sejarah kota dan cagar budayanya. Itulah yang Anda dapatkan ketika mengeksplorasi Surabaya, dimana kota ini meninggalkan banyak jejak masa kolonial. Terbukti dari bangunan Museum De Javasche Bank yang arsitekturnya mirip gedung-gedung milik Belanda terdahulu.

    Gedung bersejarah ini dibangun pada tahun 1829, dan menjadi bank sentral Hindia Belanda. Pada era kolonialisme bank sentral tersebut bermarkas di Batavia (Jakarta), sedangkan di Surabaya bank sebagai perantara daerah.

    Setelah Indonesia merdeka, bangunan ini di restorasi dan menjadi gedung Bank Indonesia. Itulah mengapa masyarakat mengira DJB adalah cikal bakal bank sentral ini.

    Daya Tarik yang Dimiliki Museum De Javasche Bank

    De Javasche

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook