
Yani menyebutkan, Desa Perlang memiliki sekitar 80 nelayan yang sehari-hari menggantungkan hidup dari aktivitas melaut menggunakan perahu dengan mesin tempel.
Dalam menjalankan aktivitasnya, para nelayan tersebut masih menggunakan alat tangkap tradisional, seperti pancing, jaring, dan bubu.
Melalui fasilitasi tersebut, Yani berharap proses penerbitan PAS Kecil dapat segera selesai sehingga para nelayan Desa Perlang dan Trubus dapat memperoleh akses BBM bersubsidi secara lebih mudah sesuai ketentuan yang berlaku.
“Kami berharap nelayan kita semakin sejahtera di bidangnya. Pemerintah desa selalu siap hadir untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat,” pungkasnya. (*)