
Menurut Yani, selama ini sejumlah nelayan mengalami kendala dalam memperoleh BBM bersubsidi jenis Pertalite. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi untuk mendapatkan barcode pembelian BBM bersubsidi tersebut adalah kepemilikan dokumen PAS Kecil yang diterbitkan oleh KSOP.
“Sebelum terbit barcode pengambilan BBM Pertalite, para nelayan wajib memiliki PAS Kecil yang diterbitkan oleh KSOP setempat,” ungkapnya.
Kedatangan rombongan Pemerintah Desa Perlang, mahasiswa KKN Unmuh Babel, dan para nelayan tersebut mendapat sambutan baik dari jajaran KSOP Pangkalbalam. Berkas persyaratan yang dibawa para nelayan pun langsung diproses.
“Kami disambut dengan sangat baik. Saat ini dokumen PAS Kecil tersebut masih dalam tahap proses penerbitan,” katanya.