
“Intinya kami minta maaf kepada kades Nibung atas kesalahpahaman ini. Kami dan kades Nibung dalam semangat yang sama untuk melegalkan lokasi ini agar masyarakat bisa menikmatinya dan tidak jadi penonton, serta menyelesaikan polemik, ” tandasnya.
Ditempat yang sama, Rendi perwakilan PT Timah yang sedang meninjau lokasi itu menyatakan, bahwa akan segera melegalkan lokasi tersebut dengan catatan bahwa warga bisa menjaga lokasi tersebut tetap steril dengan baik.
“Kalau semua mau menjaga lokasi ini steril sampai ada legalitas yang jelas dan juga sampai ini menjadi aset kami maka kami pun semangat untuk memproses izin ini dengan baik, ” jelasnya singkat.