Jelang Revalidasi UNESCO, Display Perahu Kater di Geosite Burung Mandi Direvitalisasi

    BELITUNG TIMUR, INTRIK.ID – Menjelang proses revalidasi Belitong UNESCO Global Geopark (UGGp) 2026, berbagai geosite di Kabupaten Belitung Timur terus dibenahi. Salah satunya di Geosite Pantai Burung Mandi, di mana display perahu kater—ikon budaya masyarakat pesisir—kini direvitalisasi untuk mendukung kesiapan penilaian internasional tersebut.

    Revitalisasi dilakukan melalui rehabilitasi dan pengecatan ulang display perahu kater dengan dukungan PT Timah Tbk melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Perahu kater menjadi salah satu media edukasi yang memperkenalkan sejarah dan budaya nelayan Belitung Timur kepada wisatawan yang berkunjung ke kawasan geosite.

    Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Belitung Timur, Muhammad Yulhaidir, mengatakan revitalisasi tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas kawasan wisata menjelang proses revalidasi UNESCO yang dijadwalkan berlangsung pada awal Agustus 2026.

    “Melalui dukungan CSR PT Timah, kami mengucapkan terima kasih karena telah membantu revitalisasi display kater di Desa Burung Mandi. Ini merupakan salah satu objek yang akan menjadi bagian dari penilaian dalam Belitong Geopark,” ujarnya.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Menurutnya, pemerintah daerah terus melakukan pembenahan di sejumlah titik geosite. Namun, keterbatasan anggaran membuat kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi faktor penting dalam mendukung pengembangan kawasan geopark.

    “Kami berharap seluruh upaya ini dapat mendukung peningkatan status Belitong Geopark menjadi hijau pada proses revalidasi yang dijadwalkan berlangsung awal Agustus mendatang,” katanya.

    Yulhaidir menjelaskan, konsep geopark tidak hanya mengedepankan kekayaan geologi, tetapi juga mengangkat nilai budaya (geo culture) dan pemberdayaan masyarakat.

    Display perahu kater, lanjutnya, menjadi sarana edukasi yang memperkenalkan sejarah serta fungsi perahu tradisional yang selama ini menjadi identitas nelayan Belitung Timur.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    Sementara itu, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Desa Burung Mandi, Herkoles, mengatakan display perahu kater yang dibangun sejak 2018 sebelumnya mengalami kerusakan akibat faktor usia sehingga perlu direhabilitasi.

    “Display kater ini menjadi sarana bagi kami untuk menjelaskan kepada wisatawan tentang sejarah dan fungsi perahu kater sebagai ciri khas nelayan Burung Mandi. Kini tampilannya kembali menarik sehingga dapat mendukung kegiatan pemanduan wisata,” katanya.

    Ia menambahkan, Pantai Burung Mandi memiliki daya tarik yang memadukan keindahan alam, budaya nelayan, dan kuliner laut. Salah satu cerita yang diperkenalkan kepada wisatawan adalah tradisi penangkapan ikan kerisi menggunakan perahu kater yang menjadi bagian dari identitas masyarakat setempat.

    Herkoles mengapresiasi dukungan PT Timah yang dinilai ikut memperkuat kesiapan Geosite Pantai Burung Mandi menghadapi revalidasi UNESCO.

    “Kami sangat terbantu. Sebagai organisasi yang mengelola objek wisata, dukungan PT Timah menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan destinasi wisata berbasis geopark di Desa Burung Mandi,” ujarnya.

    Revitalisasi display perahu kater diharapkan tidak hanya memperkuat kesiapan Belitong UNESCO Global Geopark menghadapi proses revalidasi, tetapi juga meningkatkan pengalaman wisatawan dalam mengenal warisan budaya masyarakat pesisir Belitung Timur.

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Puluhan Anak Ikut Khitanan Massal, Kolaborasi PT Timah dan PKK Ringankan Beban Keluarga di Belitung Timur

    Puluhan Anak Ikut Khitanan Massal, Kolaborasi PT Timah dan PKK Ringankan Beban Keluarga di Belitung Timur

    Bantuan PT Timah Bikin Jamaah Lebih Nyaman, Masjid Agung Darussalam Benahi Fasilitas Ibadah

    Bantuan PT Timah Bikin Jamaah Lebih Nyaman, Masjid Agung Darussalam Benahi Fasilitas Ibadah

    Pesanan Kurban PT Timah Jadi Angin Segar bagi Peternak Lokal Belitung Timur

    Pesanan Kurban PT Timah Jadi Angin Segar bagi Peternak Lokal Belitung Timur

    Abrasi Makin Parah, PT Timah Tanam 5.000 Mangrove di Pantai Mudong Belitung Timur

    Abrasi Makin Parah, PT Timah Tanam 5.000 Mangrove di Pantai Mudong Belitung Timur

    36 Unit Atraktor Cumi Ditenggelamkan di Perairan Buku Limau

    36 Unit Atraktor Cumi Ditenggelamkan di Perairan Buku Limau

    80 Guru Ikuti Gernas Tastaka Fase 2 di Belitung Timur

    80 Guru Ikuti Gernas Tastaka Fase 2 di Belitung Timur