
INTRIK.ID, BANGKA – Setelah seharian melakukan pencarian, jasad Aditya akhirnya ditemukan mengapung di Pantai Teluk Uber, Sungailiat, Kabupaten Bangka, Rabu (14/1/2026).
Pria 19 tahun itu ditemukan pertama kali oleh nelayan yang kebetulan melintas di sekitar lokasi kejadian. Informasi tersebut langsung disampaikan ke Tim SAR Gabungan.
Jasad mahasiswa Polman Bangka Belitung itu akhirnya berhasil dievakuasi pada pukul 06.30 WIB berkisar 50 meter dari lokasi kejadian.
Proses evakuasi berlangsung cukup menantang akibat kondisi gelombang laut yang besar. Namun, tim berhasil menaikkan korban ke atas perahu karet (LCR) Basarnas untuk dibawa ke daratan. Jenazah kemudian langsung dievakuasi menuju rumah duka di Kelurahan Keramat, Pangkalpinang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Kakansar) Pangkalpinang, Mikel Rachman Junika mengatakan korban sebelumnya dikabarkan terseret ombak saat berenang bersama tiga rekannya pada Selasa (13/1/2026).
Keempatnya sempat hampir tenggelam namun dia berhasil menyelamatkan diri, satu diselamatkan tim SAR. Namun Aditya hilang terseret ombak.
“Alhamdulillah, pagi ini Tim SAR Gabungan berhasil mengevakuasi korban yang tenggelam kemarin. Kami mengucapkan terima kasih atas sinergi seluruh unsur yang terlibat,” ungkap Mikel.
Mikel juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat cuaca ekstrem di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.
“Kami meminta warga menunda aktivitas di laut sementara waktu karena kondisi cuaca kurang kondusif, atau setidaknya selalu menggunakan alat pelindung diri seperti pelampung. Jika memerlukan bantuan darurat, silakan hubungi Call Center di 0811-7810-115 atau melalui 115,” tutupnya.