Inilah 11 Kebiasaan Dapat Meningkatkan Kualitas Sperma, Wajib Kurangi Ngopi

    Faktanya, minum alkohol yang berlebihan telah terbukti dapat mengurangi produksi testosteron, impotensi, dan sperma.

    10. Jangan berendam di air panas

    Berendam dalam air panas dapat membuat testis terpapar panas yang menyebabkan masalah kesuburan. Pasalnya, sperma lebih senang hidup dalam suhu 2-3 derajat Celcius lebih rendah dari suhu inti tubuh.

    11. Menjalani pola hidup sehat

    Menerapkan pola hidup sehat bisa menjadi cara meningkatkan kualitas sperma. Dalam hal ini, Anda bisa melakukan langkah-langkah mudah berikut:

    • Jaga berat badan tetap ideal, karena dapat meningkatkan kesuburan pria, jumlah air mani, serta pergerakan sperma.
    • Berhenti merokok, batasi konsumsi alkohol, dan tidak menggunakan narkoba.
    • Hindari stres, karena stress berlebihan dapat mengganggu kualitas sperma.
    • Terapkan perilaku seks aman dan tidak berganti-ganti pasangan untuk mencegah penyakit seksual menular.
    • Hindari menggunakan pakaian dalam yang ketat, terlalu sering mandi air panas atau sauna, dan meletakkan laptop terlalu lama di paha karena dapat meningkatkan suhu di sekitar testis sehingga mengakibatkan produksi sperma melambat.

    Kandungan dalam sprema 

    Dalam sekali ejakulasi, seorang pria menghasilkan 100-500 juta sel yang dikeluarkan berdasarkan hasil penelitian Johnson dan Everitt dalam bukunya Essential Reproduction (2000) mengungkapkan bahwa air mani berisi kandungan gizi yang tinggi.

    Dalam ejakulasi khas (kira-kira satu sendok teh), air mani sudah mengandung 150 mg protein, 11 mg karbohidrat, 6 mg lemak, 3 mg kolesterol, 7 persen US AKG kalium, tembaga dan seng.

    Sperma encer

    Sperma encer bisa menjadi tanda adanya masalah kesuburan pada pria. Untuk mengatasinya, ada cara mengentalkan sperma yang dapat dilakukan. Dengan memperbaiki kualitas sperma, peluang Anda dan pasangan memiliki momongan juga akan semakin besar.

    Sperma yang sehat dapat terlihat dari teksturnya yang cukup kental saat ejakulasi dan berubah menjadi encer 10–15 menit kemudian. Jumlah rata-rata sperma normal adalah 15–120 juta per ml air mani yang dikeluarkan ketika ejakulasi.

    Bila sperma kurang dari jumlah normal, maka bisa menimbulkan gangguan kesuburan pada pria dan peluang sel telur untuk dibuahi pun semakin kecil. Sebaliknya, jumlah sperma yang berlebih akan membuat teksturnya terlalu encer dan berdampak pada menurunnya kualitas sperma.

    Pages: 1 2 3Show All
      Ikuti kami di Facebook