
Antioksidan tersebut bisa melindungi mata dari degenerasi makula seiring bertambahnya usia. Bukan itu saja, kandungan vitamin E dan C-nya juga bisa menghambat radikal bebas yang menyasar bagian mata.
Buah ini ternyata bukan cuma mengandung satu jenis antioksidan saja. Selain lutein dan zeaxanthin, buah kesemek juga mengandung fisetin yang bermanfaat untuk kesehatan otak.
Antioksidan yang satu ini mampu meningkatkan memori jangka panjang, mencegah disfungsi saraf, dan mencegah penurunan fungsi kognitif akibat pertambahan usia.
Tidak sampai di situ, fisetin juga mampu mencegah kerusakan otak akibat stroke iskemik. Senyawa ini juga mampu meningkatkan kadar serotonin yang memberikan efek antidepresan.
Penelitian menyebutkan kalau buah berwarna orange kekuningan seperti kesemek bisa menurunkan risiko kanker usus besar. Warna tersebut berasal dari kandungan beta karoten. Ini adalah antioksidan yang menghambat pertumbuhan dan penyebaran sel kanker.
Mencegah osteoporosis bukan hanya lewat kalsium yang terdapat pada susu saja. Buah-buahan seperti kesemek juga bisa mencegah pengeroposan tulang. Khasiat ini terjadi berkat kandungan polisakarida di dalamnya. Cara kerjanya dengan menghambat ekspresi genetik osteoklas, yakni sel-sel yang memicu kerusakan tulang.
Kesemek punya sifat antiradang untuk menurunkan risiko penyakit kronis seperti diabetes. Efek ini bersumber dari kandungan vitamin C. Senyawa tersebut membantu melindungi sel dari kerusakan karena radikal bebas.
Ada beberapa cara untuk mengolah buah kesemek. Salah satu cara yang paling umum adalah dengan memotongnya menjadi beberapa irisan atau langsung memakannya seperti apel. Beberapa orang juga mengirisnya menjadi dua dan menyerok dagingnya dengan sendok.