
Pihaknya berharap program yang telah direalisasikan tersebut terus berlanjut. Baginya kegiatan hari ini benar-benar nyata berhasil untuk masyarakat dalam kondisi seperti kemarin, sempat dilanda kondisi Covid-19.
Molen juga menuturkan para petani bisa survive melalui pertanian dan komoditas pangan yang menjadi kebutuhan masyarakat luas. Sesuai dengan kebutuhan dalam satu tahun, tambah Molen, hasil cabe hampir 50 ton per-tahun diperlukan di Pangkalpinang
“Ada hal-hal lain juga dibutuhkan pasar untuk masyarakat dalam bertani prospeknya bagus. Hulu hilirnya ada, suplay dan demand-nya ada serta modalnya ada dari Bank Indonesia”, tutur Molen.