
Molen menjelaskan, terkait edukasi tentang bagaimana cara bercocok tanam, pihaknya telah menyediakan tim penyuluh. Molen juga menyampaikan bahwa ia bersama Disperindag turun kelapangan langsung untuk mengontrol sembako agar tidak kekurangan dan harga yang stabil.
“Sebetulnya kita bisa asal tekun, Dinas Pertanian kita terus mengontrol. Apalagi bulan Ramadhan, saya bersama Disperindag turun kelapangan, kita mengontrol sembako agar jangan sampai kurang dan harganya jangan sampai tinggi, saya menjaga Pangkalpinang”, pungkasnya.
Molen berharap, meskipun Kota Pangkalpinang merupakan ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, namun harus tetap berpikir untuk menjadi tonggak agro swasembada di Kota Beribu Senyuman.(*)