IHSG Tertekan, Investor Pasar Modal Indonesia Malah Tembus 30,3 Juta

    Namun, pertumbuhan investor tersebut berlangsung ketika pasar saham menghadapi tekanan cukup berat.

    Pada perdagangan 7 Agustus 2026, IHSG ditutup di level 6.409,65, atau turun 25,87 persen secara year-to-date. Tekanan tersebut dipengaruhi berbagai faktor, mulai dari ketidakpastian geopolitik, dinamika suku bunga global, pelemahan nilai tukar rupiah hingga perubahan preferensi investor terhadap aset berisiko.

    Meski demikian, pasar modal Indonesia sempat mencatat sejumlah rekor. IHSG membukukan sembilan kali rekor all-time high sepanjang Januari 2026 dan mencapai level tertinggi baru 9.134,70 pada 20 Januari 2026.

    Kapitalisasi pasar juga sempat menyentuh rekor Rp16.640 triliun pada 19 Januari 2026, sedangkan frekuensi transaksi saham tertinggi mencapai 5,01 juta transaksi dalam sehari.

    Dari sisi penghimpunan dana, pasar modal juga tetap menunjukkan aktivitas. Hingga 2026 tercatat tujuh saham baru, termasuk satu Lighthouse Initial Public Offering (IPO), sehingga jumlah perusahaan tercatat mencapai 962 perusahaan. Total dana yang dihimpun melalui pasar modal mencapai Rp122,8 triliun.

    ETF Emas Jadi Babak Baru

    Momentum HUT ke-49 Pasar Modal Indonesia juga ditandai dengan peluncuran ETF Emas perdana di pasar modal Indonesia.

    Pages: 1 2 3 4
      Ikuti kami di Facebook