Habitatnya Rusak Akibat Tambang, Pemkab Bangka Tengah Gandeng IPB untuk Budidaya Ketem Remangok

    INTRIK.ID, BANGKA TENGAH – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melakukan kerja sama pilot project hatchery kepiting dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam implementasi sea farming system berbasis mari kultur cerdas dalam rangka optimalisasi kampung kepiting yang berkelanjutan program dana padanan tahun 2024 di Desa Guntung.

    Kerja sama itu dilakukan langsung di pemijahan Guntung dan Kurau, Selasa (10/12/2024) dengan pemberian cenderamata sebagai simbolis ke bupati.

    Algafry Rahman selaku Bupati Bangka Tengah mengatakan, kondisi ketem remangok di Bangka Tengah ini menurun karena habitatnya berkurang oleh tambang.

    “Masyarakat perlu tau karena kepiting remangok berkurang karena habitatnya berkurang dikarenakan tambang. Jadi budidaya ini perlu dilakukan,” ucapnya.

    Ia melanjutkan, melihat kondisi ini maka Bangka Tengah akan terus berusaha memperbaiki lingkungan dalam mengembangkan dan membudidayakan ketem remangok atau habitat lainnya dengan selalu menjaga lingkungan ke depan agar tak terjadi kepunahan.

    “Kami sudah sadar dan kami akan berusaha membudidayakan ketem remangok atau lainnya dengan tetap mempertahankan lingkungan yang ada. Dan kami akan berusaha lewat kerja sama pilot project ini, ” ujarnya.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook