Guru di Belitung Timur Rasakan Perbedaan Usai Ikuti Gernas Tastaka

    INTRIK.ID, BABEL — Komitmen PT Timah (Persero) Tbk dalam meningkatkan kualitas pendidikan kembali diwujudkan melalui Pelatihan Gernas Tastaka bagi guru sekolah dasar di Kabupaten Belitung Timur.

    Program ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PT Timah untuk memperkuat literasi dan numerasi sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

    PT Timah telah dua kali menggelar program Gernas Tastaka yang dimulai sejak tahun 2025 dan dilanjutkan di tahun 2026 yang diikuti puluhan guru di Kabupaten Belitung Timur.

    Salah satu peserta, Mutiara Agustina, guru SDN 4 Gantong, mengaku bangga bisa mengikuti program Gernas Tastaka sejak fase pertama hingga fase kedua.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Banyak hal baru yang kami dapatkan dan sebelumnya belum pernah diterapkan di sekolah. Cara penyampaian mentor tidak membosankan, materinya sesuai kebutuhan pembelajaran, dan langsung bisa kami praktikkan,” ujarnya beberapa waktu lalu.

    Menurut Mutiara, metode yang dipelajari dalam pelatihan ini sangat membantu dalam menyederhanakan materi yang selama ini dianggap sulit oleh siswa, seperti pecahan dalam matematika.

    “Belajar pecahan biasanya terlihat rumit, tapi lewat pendekatan ini bisa dilakukan dengan cara yang lebih mudah dan menyenangkan. Saya sudah mengimplementasikannya di kelas dan hasilnya lebih efektif,” katanya.

    Lebih lanjut, Mutiara menyampaikan dirinya bahkan turut membagikan pengetahuannya selama mengikuti program Gernas Tastaka kepada rekan guru lainnya, sehingga tidak hanya dirinya saja yang mendapatkan manfaat dari program ini tapi juga siswa dan rekan guru.

    Space Iklan/0853-1197-2121

    “Bahkan saya juga membagikan metode ini ke rekan guru lainnya, jadi tidak hanya di saya ilmu yang didapatkan dari pelatihan ini,” tambahnya.

    Sebelumnya, para guru telah mengikuti Pelatihan Gernas Tastaka Fase 1 pada akhir 2024 yang dilanjutkan dengan pendampingan implementasi selama satu semester. Pada fase pertama, peserta mempelajari tiga modul utama, yakni prinsip dasar belajar matematika, bilangan, dan geometri.

    Sementara itu, pada Fase 2 ini, materi difokuskan pada pengukuran, statistika, probabilitas, serta asesmen dalam pembelajaran matematika. Seluruh materi dirancang untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengajar secara lebih efektif dan kontekstual.

    Melalui dukungan terhadap Program Gernas Tastaka, PT Timah menegaskan perannya dalam membangun ekosistem pendidikan yang kuat di wilayah operasional perusahaan. Program ini tidak hanya meningkatkan kapasitas guru, tetapi juga berdampak langsung pada kualitas pembelajaran siswa di kelas.

    Sumber: PT Timah Tbk

    Mungkin Suka Ini juga:
    Puluhan Siswa Pemali Boarding School Lolos PTN, MINDucation Kembali Siapkan Angkatan Baru

    Puluhan Siswa Pemali Boarding School Lolos PTN, MINDucation Kembali Siapkan Angkatan Baru

    PT Timah Bangun Sarana Literasi di SMPN 2 Simpang Katis, Sekolah: Buka Ruang Siswa Kembangkan Potensi

    PT Timah Bangun Sarana Literasi di SMPN 2 Simpang Katis, Sekolah: Buka Ruang Siswa Kembangkan Potensi

    Belajar Tak Lagi di Kelas, Mahasiswa Unsri Telusuri Langsung Proses Tambang PT Timah dari Hulu hingga Hilir

    Belajar Tak Lagi di Kelas, Mahasiswa Unsri Telusuri Langsung Proses Tambang PT Timah dari Hulu hingga Hilir

    Wisuda ke-37 UBB, Rektor Tantang Lulusan Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Dampak bagi Masyarakat

    Wisuda ke-37 UBB, Rektor Tantang Lulusan Tak Sekadar Cari Kerja, Tapi Ciptakan Dampak bagi Masyarakat

    Tanam Mangrove di Hari Mangrove Sedunia, Siswa MumTas Koba Belajar Menjaga Pesisir

    Tanam Mangrove di Hari Mangrove Sedunia, Siswa MumTas Koba Belajar Menjaga Pesisir

    PT Timah Edukasi Santri Darul Furqan Kenali Bahaya Kebakaran dan Cara Penanganannya

    PT Timah Edukasi Santri Darul Furqan Kenali Bahaya Kebakaran dan Cara Penanganannya

      Ikuti kami di Facebook