Gubernur Sebut PSN Menjadi Pintu Masuk Percepatan Pembentukan Bangka Utara

    Bahkan, lanjutnya, Pelabuhan Belinyu sangat dijanjikan dapat disandari cruiser atau kapal pesiar berkapasitas 3000 orang, tetapi karena pandemi, sehingga belum dapat merealisasikan dermaga yang panjang.

    “Sekarang, panjang dermaga totalnya satu sisi sudah 270 meter dan sisi lainnya 90 meter dengan dua trestle (jembatan) baru. Pengembangan dermaga ini akan terus ditambah tiap sisi-sisinya,” jelasnya.

    “Artinya, ketika Pelabuhan Belinyu menjadi project PSN, kita berharap banyak kegiatan-kegiatan nasional yang tersambung di situ. Misal, jembatan penyambung Bakit-Belinyu yang menjadi salah satu target. Jika PSN ini jadi, akan dibuat jalur jalan yang menyambung hingga lintas timur. Saat ini, trans Bangka sudah dimulai dari Bangka Selatan dan berakhir di Bangka Barat,” lanjutnya.

    Jika PSN ini didukung berbagai pihak, maka menurutnya akan menjadi peluang pintu masuk upaya moratorium dan PSN ini dapat membuka usulan yang dimaksud untuk Bangka Utara.

    Selain Pelabuhan Belinyu, Gubernur Erzaldi menyampaikan peluang penting lainnya. Dikatakannya pelabuhan ini tidak dapat berkembang, jika tidak didukung dengan industrialisasi. Presiden Jokowi bahkan pernah mengatakan bahwa ekspor balok timah akan di stop dan lebih mengedepankan industrialisasi timah di daerah sendiri.

    “Maka untuk memancing PSN besar lain, salah satu potensinya adalah harus menetapkan Belinyu ini sebagai kawasan industri. Ini membutuhkan dukungan kalian,” terang Erzaldi.

    Masih kata Erzaldi, mengapa harus menjadi daerah industri, karena jika tidak ada aktivitas industri, di pelabuhan ini hanya akan terjadi impor dan tidak banyak melakukan ekspor.

    Pages: 1 2 3
      Ikuti kami di Facebook