Google Hapus Aplikasi Cuaca Android, Perkuat Google Search sebagai Pusat Informasi

Intrik.id – Secara resmi, kini Google hapus aplikasi cuaca Android versi lama. Keputusan besar ini menandai adanya transisi soal bagaimana Google menyajikan informasi perkiraan cuaca kepada publik. Sebagai gantinya, Google memberikan alternatif dengan antarmuka yang baru, terintegrasi langsung dengan fitur AI di Google Search atau hasil pencarian.

Baca juga: Google Chrome Auto Browse Resmi Hadir, Browser Kini Bisa Kerjakan Tugas Online Secara Otomatis

Google Hapus Aplikasi Cuaca Android Demi Mengintegrasikan Layanan Secara Terpusat

Perubahan besar terkait fitur cuaca di Android mungkin akan sangat terasa. Terlebih bagi para pengguna yang sering mengetuk ikon matahari dan awan pada bagian layar beranda. Kini, Google mengarahkan informasi tersebut ke halaman pencarian cuaca. Fiturnya sendiri didesain ulang setelah melewati fase pengujian khusus selama beberapa bulan.

Evolusi Antarmuka Aplikasi Cuaca

Selama ini, antarmuka Google Weather terlihat sederhana dan mudah para pengguna kenali. Fitur versi lama memberikan tampilan layar penuh dan bersih dengan karakter “froggy” yang cukup ikonik sebagai latar belakang. Pengguna bisa melihat kondisi cuaca terkini dengan mudah, bahkan juga prakiraan 10 hari serta berpindah kota dengan cepat.

Space Iklan/0853-1197-2121

Setelah Google hapus aplikasi cuaca Android, platform kini telah merombak habis pengalaman tersebut dengan konsep yang lebih menyatu pada ekosistem pencarian dalam platform. Setelah pembaruan fitur, pengguna cukup mengetuk pintasan cuaca terkini. Kemudian, sistem akan membuka halaman pada hasil pencarian Google berikut menyertakan kartu cuaca.

Tampilan fitur pun tidak terasa seperti aplikasi tertutup. Namun, fitur tampak seperti bagian dari hasil pencarian web yang cukup luas.

Menghadirkan Fitur AI dalam Aplikasi Cuaca

Meskipun hadir dengan tampilan baru, fungsi utama dari aplikasi cuaca Google tetap dipertahankan, bahkan sengaja dibuat lebih optimal. Informasi yang tersaji pun semakin lengkap, mencakup data detail termasuk tingkat kelembaban, suhu terasa hingga indeks kualitas udara (AQI). Selain itu, para pengguna juga masih bisa mengakses perkiraan cuaca per jam maupun prediksi jangka panjang dengan tingkat akurasi optimal.

Baca juga: Google Play Gift Card Resmi Hadir di Indonesia, Kirim Hadiah Digital Kini Lebih Mudah

Space Iklan/0853-1197-2121

Tak kalah menarik, Google kini juga menghadirkan ringkasan cuaca berbasis kecerdasan buatan atau AI. Hal ini bertujuan untuk menyajikan informasi secara cepat dan praktis. Keberadaan fitur tersebut memudahkan pengguna untuk memahami kondisi cuaca, tanpa perlu menafsirkan data angka secara manual.

Namun, fitur terbaru ini terintegrasi dengan sistem pencarian. Akibatnya, pengguna akan menemukan lebih banyak tautan dan konten web tambahan ketika menggeser layar ponsel ke bagian bawah.

Sebagai informasi, kebijakan Google ini mulai diuji coba secara terbatas sejak November lalu. Pengujian berlangsung melalui metode A/B testing. Kini, perubahan cuaca dari Google sudah berlaku lebih luas bagi para pengguna Android.

Dampak Penghapusan Aplikasi Cuaca

Langkah Google hapus aplikasi cuaca Android akan berdampak pada pengguna ponsel Android selain lini Pixel. Misalnya saja Xiaomi, Oppo dan Samsung. Sebelumnya, banyak dari mereka yang mengandalkan fitur pintasan cuaca bawaan dari Google. Keberadaannya membantu pengguna untuk mengecek perkiraan cuaca, tanpa harus mengunduh aplikasi tambahan.

Nah dengan pembaruan dari Google, tak menutup kemungkinan jika kebijakan baru tersebut akan mendorong sebagian pengguna untuk mencari alternatif lain. Bisa jadi mereka akan mulai mempertimbangkan aplikasi cuaca lain yang tersedia di Play Store sebagai alternatif baru.

Sementara itu, pengguna perangkat Pixel relatif tidak mengalami perubahan yang cukup berarti. Sebab, ponsel Pixel sudah lengkap dengan aplikasi Pixel Weather yang berdiri sendiri, sehingga tidak bergantung pada pintasan di Google.

Setidaknya, ada tiga pilihan yang bisa digunakan untuk mempertimbangkan alternatif aplikasi cuaca, sebagai berikut.

  • Memanfaatkan berbagai aplikasi cuaca dari pihak ketiga. Misalnya seperti The Weather Channel atau AccuWeather.
  • Penggunaan widget cuaca pihak ketiga. Di mana, fitur bisa terpasang langsung di bagian home screen.
  • Menggunakan situs cuaca nasional. Bisa juga mengakses situs lokal melalui browser.

Baca juga: Fitur Gemini AI Resmi Hadir di Google Maps, Navigasi Kini Lebih Interaktif dan Cerdas

Google hapus aplikasi cuaca Android versi lama menunjukkan arah strategi platform di masa mendatang. Di mana, platform akan memperkuat Google Search sebagai pusat akses informasi harian bagi para pengguna Android. Kebijakan Google hapus aplikasi cuaca Android ini berguna untuk mengintegrasikan layanan informasi dalam satu pintu yang jauh lebih terpusat.

Mungkin Suka Ini juga:
Bocoran iPhone 18 Pro, Kamera Variable Aperture, dan Baterai Lebih Besar Siap Meluncur September 2026

Bocoran iPhone 18 Pro, Kamera Variable Aperture, dan Baterai Lebih Besar Siap Meluncur September 2026

Infinix GT 50 Pro Siap Masuk Indonesia, HP Gaming 6.500 mAh dengan Dimensity 8400 Ultimate

Infinix GT 50 Pro Siap Masuk Indonesia, HP Gaming 6.500 mAh dengan Dimensity 8400 Ultimate

RedMagic 11 Pro+ Wuthering Waves Edition, Desainnya Bikin Gamer Auto Kepincut

RedMagic 11 Pro+ Wuthering Waves Edition, Desainnya Bikin Gamer Auto Kepincut

Listrik Jeglek Tiba-Tiba? Ini Langkah Aman yang Harus Dilakukan di Rumah

Listrik Jeglek Tiba-Tiba? Ini Langkah Aman yang Harus Dilakukan di Rumah

Itel City 200 Resmi Diperkenalkan, Smartphone Entry-Level dengan Ketahanan Standar Militer dan Baterai Tahan Lama

Itel City 200 Resmi Diperkenalkan, Smartphone Entry-Level dengan Ketahanan Standar Militer dan Baterai Tahan Lama

Infinix Note 60 Ultra Muncul di Geekbench, Sinyal Kuat Debut Flagship Killer 2026

Infinix Note 60 Ultra Muncul di Geekbench, Sinyal Kuat Debut Flagship Killer 2026

    Ikuti kami di Facebook