
“Dengan letak wilayah Babel yang berada pada poros tengah jalur lalu lintas Pulau Sumatera dan Selat Karimata, yang merupakan jalur perdagangan internasional,” tegasnya.
“Pelabuhan Tanjung Gudang Belinyu akan dipersiapkan untuk melayani arus ekspor impor termasuk komoditas dari Babel itu sendiri,” tambah Erzaldi.(*/red)