
“Semoga ini bisa menjadi contoh bagi siswa-siswi lainnya. Prestasi itu tidak datang begitu saja, tetapi ada proses. Nah, dalam proses itu ada yang berhasil ada yang gagal. Bapak yakin Refa pernah gagal, tapi Refa tidak pernah putus asa. Selamat, semoga berhasil di sana, minimal berikan yang terbaik,” katanya menambahkan.
Refa sendiri mengaku telah siap secara mental untuk bertarung dengan pelajar dari berbagai negara di dunia bersama 5 pelajar lainnya dari seluruh Indonesia. Ia berjanji akan memberikan penampilan terbaik dalam ajang internasional yang akan digelar 12-21 Desember 2021 ini.
“Insyaallah Refa siap secara mental dan sudah siap melakukan yang terbaik. Persiapan lainnya Refa belajar bersama guru pembimbing, juga mengerjakan soal di internet, baca buku fasilitas yang disediakan sekolah, dan dari orang tua juga,” katanya.
Pelajar kelahiran Pangkalpinang, 9 Mei 2007 ini menambahkan, sebelum ikut serta dalam lomba, dirinya terlebih dulu akan mengikuti training center yang dipersiapkan oleh Kementerian, yang akan dilaksanakan selama dua bulan ke depan yakni hingga 11 Desember 2021 mendatang.